Satelit Telkom-3 tak dapat dipergunakan
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 08:50 WIB
Satelit Telkom-3 tak dapat dipergunakan
A
A
A
Sindonews.com – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyatakan, sehubungan terjadinya anomali peluncuran Satelit Telkom-3,Telkom telah mendapatkan penjelasan berdasarkan preliminary calculation yang kami terima 9 Agustus 2012 dari pihak ISS Reshetnev bahwa Satelit Telkom-3 saat ini melayang di ketinggian maksimum 5.014 kilometer (km), masih jauh dari ketinggian orbit yang diharapkan yaitu 36 ribu km.
Dengan demikian, kemungkinan besar satelit tersebut sama sekali tidak akan dapat dipergunakan. Sebelum hasil preliminary calculation diterima, sampai saat ini Telkom telah mengambil langkah-langkah penanganan emergency dan urgency untuk menjamin pelayanan dan operasional telekomunikasi kepada pelanggan tidak terganggu karena Telkom saat ini mengoperasikan dan menggunakan beberapa satelit. Selain itu, dari sisi keuangan, kejadian anomali peluncuran Satelit Telkom-3 juga tidak akan memberikan dampak signifikan karena telah diasuransikan secara penuh.
“Sehubungan dengan hasil preliminary calculation dari pihak ISS Reshetnev maka Telkom juga menetapkan langkahlangkah kontingensi yang terkait dengan Telkom-3,” jelas Head of Corporate Communicationand Affair TelkomSlamet Riyadi dalam siaran persnya yang diterima SINDO kemarin.
Rencana kontingensi merupakan prosedur operasional baku di Telkom, tidak terkecuali untuk transponder satelit. Untuk Satelit Telkom-3 langkah-langkah kontingensi sudah dilakukan sebelum satelit diluncurkan.
Untuk memenuhi kebutuhan customer yang sudah mendaftar dan mengantisipasi demand kami melakukan penyewaan satelit yang cakupannya kurang lebih sama dengan Satelit Telkom-3.
Dengan demikian, kemungkinan besar satelit tersebut sama sekali tidak akan dapat dipergunakan. Sebelum hasil preliminary calculation diterima, sampai saat ini Telkom telah mengambil langkah-langkah penanganan emergency dan urgency untuk menjamin pelayanan dan operasional telekomunikasi kepada pelanggan tidak terganggu karena Telkom saat ini mengoperasikan dan menggunakan beberapa satelit. Selain itu, dari sisi keuangan, kejadian anomali peluncuran Satelit Telkom-3 juga tidak akan memberikan dampak signifikan karena telah diasuransikan secara penuh.
“Sehubungan dengan hasil preliminary calculation dari pihak ISS Reshetnev maka Telkom juga menetapkan langkahlangkah kontingensi yang terkait dengan Telkom-3,” jelas Head of Corporate Communicationand Affair TelkomSlamet Riyadi dalam siaran persnya yang diterima SINDO kemarin.
Rencana kontingensi merupakan prosedur operasional baku di Telkom, tidak terkecuali untuk transponder satelit. Untuk Satelit Telkom-3 langkah-langkah kontingensi sudah dilakukan sebelum satelit diluncurkan.
Untuk memenuhi kebutuhan customer yang sudah mendaftar dan mengantisipasi demand kami melakukan penyewaan satelit yang cakupannya kurang lebih sama dengan Satelit Telkom-3.
(and)
Lihat Juga :