Langkah IPO Setan Merah dipertanyakan
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 18:48 WIB
Langkah IPO Setan Merah dipertanyakan
A
A
A
Sindonews.com – Pemilik Manchester United, Keluarga Glazer menargetkan mendapat USD300 juta dari hasil Initial Public Obligation (IPO) Setan Merah. IPO United sendiri akan ditentukan pada Kamis (11/8/2012) waktu setempat di bursa efek New York.
Namun fans dan analis ekonomi meragukan langkah penjualan saham perdana klub akan berdampak pada peningkatan keuangan tim maupun daya saing klub di lapangan.
Dikabarkan, setengah dari hasil IPO akan digunakan untuk menurunkan beban utang yang mencapai USD660 juta. Sementara setengah yang lain akan dipakai sendiri oleh Glazer yang telah berkontribusi selama tujuh tahun memimpin klub.
Menurut Andry Green, penulis Andersred yang berfokus pada manajemen tim, mengatakan kebijakan tersebut tak akan mempengaruhi kondisi keuangan tim. Pasalnya, setengah dana yang dialirkan ke rekening pribadi Glazer membuat United tak menutup beban utangnya.
“IPO ini merupakan kesempatan besar yang akan terbuang untuk menghentikan biaya keluar klub. Bagi klub, ini adalah kesempatan yang buruk karena lebih dari setengah dana yang dihimpun akan dibayar langsung ke keluarga Glazer,” ungkap Green seperti dikutip Yahoo Sport, Jumat (10/8/2012).
Penjulan saham ini bukan pertama yang dilakukan United, pada tahun lalu The Red Devils pernah melakukan penjualan saham kepada basis terbesarnya di Asia yakni Hongkong dan Singapura. Namun, upaya tersebut gagal setelah manajemen United tak mendapatkan persetujuan.
"Kami berharap hal itu terjadi besok," kata seorang pejabat di Renaissance Capital, yang mengkhususkan diri dalam analisis IPO United.
Sementara, nada optimis disampaikan Wakil Eksekutif Manchester United, ED Woodward. Ia mengungkapkan nama besar yang dimiliki klubnya mampu membawa dampak yang positif di IPO.
"Untuk 134 tahun sekarang kami telah menjadi salah satu tim olahraga yang paling sukses dan ikonik di dunia," ungkap Ed Woodward dalam sebuah presentasi IPO.
"Kami menghasilkan konten inheren menarik, kami telah berkembang menjadi merek global dalam olahraga. Dan akibat dari itu, seluruh mitra mengetuk pintu kami dan mencoba untuk bermitra dengan kami," pungkasnya.
Namun fans dan analis ekonomi meragukan langkah penjualan saham perdana klub akan berdampak pada peningkatan keuangan tim maupun daya saing klub di lapangan.
Dikabarkan, setengah dari hasil IPO akan digunakan untuk menurunkan beban utang yang mencapai USD660 juta. Sementara setengah yang lain akan dipakai sendiri oleh Glazer yang telah berkontribusi selama tujuh tahun memimpin klub.
Menurut Andry Green, penulis Andersred yang berfokus pada manajemen tim, mengatakan kebijakan tersebut tak akan mempengaruhi kondisi keuangan tim. Pasalnya, setengah dana yang dialirkan ke rekening pribadi Glazer membuat United tak menutup beban utangnya.
“IPO ini merupakan kesempatan besar yang akan terbuang untuk menghentikan biaya keluar klub. Bagi klub, ini adalah kesempatan yang buruk karena lebih dari setengah dana yang dihimpun akan dibayar langsung ke keluarga Glazer,” ungkap Green seperti dikutip Yahoo Sport, Jumat (10/8/2012).
Penjulan saham ini bukan pertama yang dilakukan United, pada tahun lalu The Red Devils pernah melakukan penjualan saham kepada basis terbesarnya di Asia yakni Hongkong dan Singapura. Namun, upaya tersebut gagal setelah manajemen United tak mendapatkan persetujuan.
"Kami berharap hal itu terjadi besok," kata seorang pejabat di Renaissance Capital, yang mengkhususkan diri dalam analisis IPO United.
Sementara, nada optimis disampaikan Wakil Eksekutif Manchester United, ED Woodward. Ia mengungkapkan nama besar yang dimiliki klubnya mampu membawa dampak yang positif di IPO.
"Untuk 134 tahun sekarang kami telah menjadi salah satu tim olahraga yang paling sukses dan ikonik di dunia," ungkap Ed Woodward dalam sebuah presentasi IPO.
"Kami menghasilkan konten inheren menarik, kami telah berkembang menjadi merek global dalam olahraga. Dan akibat dari itu, seluruh mitra mengetuk pintu kami dan mencoba untuk bermitra dengan kami," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :