Yogyakarta prospek pasar kondotel dan apartemen

Selasa, 14 Agustus 2012 - 16:01 WIB
Yogyakarta prospek pasar...
Yogyakarta prospek pasar kondotel dan apartemen
A A A
Sindonews.com - Yogyakarta menjadi pasar potensial untuk penjualan properti, dengan konsep kondominium hotel (kondotel) dan apartemen. Uniknya sebagian pembeli justru berasal dari luar daerah, dan menjadikannya sebagai sebuah investasi.

Direktur Mataram City, Bogat Agus Riyono mengatakan pihaknya telah mengawali pembangunan apertemen ”Mataram City”, yang berlokasi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman.

Apartemen akan menjadi salah satu pilihan rumah hunian di Yogyakarta. Menyusul mahalnya harga tanah dan pengetatan alih fungsi lahan. Apalagi tingkat hunian yang ada, sudah semakin padat.

Mulai awal tahun lalu, Mataram city sudah melakukan penjualan dengan total 269 unit kondotel. Pembeli menjadikan kondotel ini sebagai investasi jangka panjang. Bahkan ada beberapa yang sudah mulai ditawarkan lagi ke pasar, dengan harga yang lebih mahal. “Lokasi yang cukup strategis, menjadikannya kondotel ini banyak diminati pasar,” tutur Bogat.

Dikatakan Bogat, mayoritas pembeli justru dari luar daerah. Mereka kebanyakan bekerja atau menjadi pegawai di perusahaan besar di luar Jawa. Mereka inilah menjadikan kondotel sebagai investasi. Apalagi mereka ini memiliki kedekatan emosional dengan Yogyakarta.

”Banyak di antara mereka yang dulu kuliah di Yogyakarta. Yogyakarta cukup ngangeni, jadinya mereka ingin kembali datang ke sini,” tegasnya.

Marketing Executive Mataram City, Mita Ratri menambahkan, untuk apartemen saat ini sudah sekitar 150 unit terjual dari 210 unit yang ditawarkan. Padahal penjualan sebanyak ini hanya dilakukan dalam waktu enam bulan.

Harganya yang berkisar antara Rp598 juta sampai di Rp1,4 miliar sendiri terbilang cukup murah. ”Target pembangunan akan selesai pada 2013 mendatang,” ujar Mita.

Mataram City akan mempunyai fasilitas ballrom and convention hall, city walk, campus club, hotspot area, swimming pool, gymansium and fitness center, green park, Terrace Cafe, restaurant, mini market, coffe shop, game room and loundry service.

Direktur PT ASA Persada, Hartono mengatakan tidak tertarik untuk mengembangkan konsep perumahan dengan konsep vertical housing. Sebagai salah satu pengembang di DIY, dia masih memilih untuk mengembangkan perumahan kovensional. ”Saya tidak tertarik, kita masih mantap perumahan biasa,” jelas Hartono.

Menurutnya segmen pasar perumahan lebih terbuka, dan banyak diminati pasar. Masalah harga, akan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Bahkan berapapun harganya, tetap akan dibeli oleh masyarakat jika merasa cocok. ”Kebanyakan memang di Sleman dan Kota yang banyak diminati,” tuturnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
44 menit yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
1 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved