Beli pesawat, Garuda butuh investasi Rp37,5 T
Rabu, 29 Agustus 2012 - 14:41 WIB
Beli pesawat, Garuda butuh investasi Rp37,5 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia (persero) Tbk (GIAA) menyatakan komitmennya untuk berinvestasi dalam pembelian pesawat. Untuk mewujudkan rencananya itu, Garuda harus siapkan Rp37,5 triliun hingga tahun 2015 mendatang.
Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar mengungkapkan bahwa pendanaan untuk investasi tersebut sebagian akan berasal dari industri perbankan.
"Untuk rasionya kita masih belum tahu. Tapi kita rasionya biasanya 1/3 dan 2/3. dimana 1/3-nya berasal dari perbankan," kata Emir di Jakarta Covention Center (JCC), Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Perseroan, lanjutnya, telah menunjuk Standrad Chartered sebagai financial Advisor. Terkait kemungkinan pendanaannya nanti akan seperti apa, Emir mengaku hal tersebut masih dibicarakan dengan pihak Standadr Chartered sebagai financial advisor.
Sementara itu, untuk jumlah dan tipe pesawat yang akan dibeli nanti, dirinya belum bisa menjabarkan secara lengkap. "Kan saya tunjuk advisor dulu, nanti dia kasih tahu saya saya mesti bagaimana, pokoknya saya belum tahu. Opportunity banyak, bisa right issue bisa rupiah loan, dolar loan jadi saya bisa kasih tahu jadi sekarang intinya saya sudah tunjuk appointment Standard Chartered sebagai advisor nanti kita tunggu saja, sabar saja," pungkasnya.
Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar mengungkapkan bahwa pendanaan untuk investasi tersebut sebagian akan berasal dari industri perbankan.
"Untuk rasionya kita masih belum tahu. Tapi kita rasionya biasanya 1/3 dan 2/3. dimana 1/3-nya berasal dari perbankan," kata Emir di Jakarta Covention Center (JCC), Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Perseroan, lanjutnya, telah menunjuk Standrad Chartered sebagai financial Advisor. Terkait kemungkinan pendanaannya nanti akan seperti apa, Emir mengaku hal tersebut masih dibicarakan dengan pihak Standadr Chartered sebagai financial advisor.
Sementara itu, untuk jumlah dan tipe pesawat yang akan dibeli nanti, dirinya belum bisa menjabarkan secara lengkap. "Kan saya tunjuk advisor dulu, nanti dia kasih tahu saya saya mesti bagaimana, pokoknya saya belum tahu. Opportunity banyak, bisa right issue bisa rupiah loan, dolar loan jadi saya bisa kasih tahu jadi sekarang intinya saya sudah tunjuk appointment Standard Chartered sebagai advisor nanti kita tunggu saja, sabar saja," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :