Profit taking ancam IHSG

Senin, 24 September 2012 - 07:08 WIB
Profit taking ancam...
Profit taking ancam IHSG
A A A
Sindonews.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan profit taking pada awal pekan ini. IHSG akan berada pada support 4.205-4.217 dan resistance 4.253-4.267.

Menurut analis Trust Securities Reza Priyambada, bila terlihat dari candle yang terbentuk, sepertinya IHSG sedang mencari sentimen kuat untuk membantunya bergerak lebih tinggi. Penguatan yang terjadi masih tertahan dan masih rawan untuk terjadinya profit taking.

"Sehingga bila sentimen yang ada tidak cukup kuat mempertahankan IHSG di zona hijau sehingga kemungkinan IHSG akan bergerak flat dengan kenaikan terbatas," katanya di Jakarta, Senin (24/9/2012).

Reza menambahkan, sementara pada perdagangan sebelumnya, perkiraan akan terjadinya pelemahan karena merespon turunnya indeks saham bursa AS dan Eropa sebelumnya berhasil ditepis.

"Di sisi lain, ekspektasi dari meningkatnya penjualan kendaraan domestik dengan adanya pameran IIMS2012 membuat saham-saham otomotif mengalami kenaikan yang berimbas pada penguatan indeks aneka industri," tambahnya.

Sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, IHSG menyentuh level 4.245,25 (level tertingginya) jelang akhir sesi dua dan juga sempat menyentuh level 4.208,62 (level terendahnya) di awal sesi dua dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.244,62. Volume perdagangan tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik.

"Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
IHSG Berpotensi Kembali...
IHSG Berpotensi Kembali Tertekan Hari Ini di Kisaran 6.032-6.129
Penguatan IHSG Masih...
Penguatan IHSG Masih Terlihat di Akhir Pekan, Saham Ini Layak Dikoleksi
IHSG Berpotensi Menguat...
IHSG Berpotensi Menguat Tipis, Saham-saham Ini Bisa Jadi Pilihan
IHSG Berpotensi Masih...
IHSG Berpotensi Masih Loyo, Cermati Saham-saham Ini
Simak Rekomendasi Saham...
Simak Rekomendasi Saham Saat IHSG Akhir Pekan Cukup Kuat Kembali ke Tren Positif
Berita Terkini
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
11 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
11 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved