IHSG diprediksi kembali cetak rekor baru

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 08:20 WIB
IHSG diprediksi kembali...
IHSG diprediksi kembali cetak rekor baru
A A A
Sindonews.com - Menutup perdagangan pekan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi kembali mencatatkan rekor barunya. Kendati demikian pelaku pasar diminta tetap mencermati ritme perdagangan.

"Pada perdagangan Jumat (18/10), diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.321-4.341 dan resistance 4.373-4.381," papar Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Jumat (19/10/2012).

IHSG membentuk pola seperti hanging man dan sedikit melewati upper bollinger bands. MACD bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic telah menyentuh area overbought dan terbatas kenaikannya.

Potensi pelemahan yang seharusnya terjadi terpatahkan dengan pergerakan candle yang positif. Meski posisi IHSG telah menyentuh area overbought dan menyimpan potensi untuk mengalami rally penurunan namun, selama data dan sentimen masih positif mendukung sehingga IHSG pun akan mencoba menyentuh level terbarunya.

"Perhatikan pula ritme transaksi dan bersiap untuk mengurangi posisi bila volume beli mulai berkurang," imbau Reza.

Perkiraan akan terjadinya profit taking pada perdagangan sebelumnya akhirnya dapat terbendung dengan maraknya aksi beli seiring pergerakan positif bursa saham Asia yang merespon kenaikan data-data perumahan AS. Baik building permits maupun housing starts tercatat bertumbuh.

Selain itu, turunnya klaim pengangguran di Inggris pun turut direspon positif. Kondis yang positif dari AS dan Eropa ditambah dengan data-data dari China yang dirilis sesuai ekspektasi pasar mampu mempertahankan bursa saham Asia, termasuk IHSG di zona hijau sekaligus memperbarui rekor tertingginya.

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertingginya pada level 4.362,34 jelang akhir sesi 2 dan sempat menyentuh level 4.340,57 (level terendahnya) di awal sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.356,97. Volume perdagangan tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik.

Pergerakan bursa saham Asia dipicu respon positif pelaku pasar terhadap rilis data-data China, terutama data GDP tahunan yang sesuai dengan ekspektasi pasar. Beberapa kinerja emiten pun juga diekspektasi positif seperti China Overseas Land & Investment Ltd., James Hardie Industries SE, dan Woodside Petroleum Ltd. Selain itu, penguatan juga dipicu pernyataan PM Jepang yang menginginkan stimulus lebih besar lagi dari BoJ.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
8 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
50 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved