Investor obligasi di Tanah Air masih minim

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 17:41 WIB
Investor obligasi di...
Investor obligasi di Tanah Air masih minim
A A A
Sindonews.com - Masih kurangnya peran investor domestik dianggap sebagai biang keladi masih rendahnya likuiditas pasar obligasi Indonesia dibandingkan negara satu kawasan seperti Filipina.

"Pasar obligasi Indonesia masih kecil dibandingkan negara satu kawasan," ujar Director Head of Global Markets HSBC, Ali Setiawan, di Gedung World Trade Center, Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Jika dibanding Filipina, Ali menerangkan, obligasi pemerintah dan korporasi masih lebih likuid. Alasannya, kata Ali, karena pemainnya lebih banyak dari lokal dibandinging pemain asing.

Kendati yield di Filipina lebih rendah dibanding Indonesia, tetapi karena pemain lokal lebih banyak menyebabkan obligasinya di negara tersebut lebih likuid dibanding di Indonesia. "Karena investor lokalnya lebih banyak, sehingga lebih aktif di pasar. Akibatnya, tingkat volume perdagangannya cukup tinggi," tambahnya.

Lebiha lanjut dia menjelaskan, kondisi pasar obligasi di Filipina tersebut berbanding terbalik dengan yang terjadi di Indonesia. "Volume perdagangan pasar obligasi Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara satu kawasan (misalnya Filipina) karena penerbitan di luar juga lebih banyak," simpulnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi obligasi pemerintah hingga kuartal III tahun ini mencapai Rp1.259,39 triliun. Sementara nilai transaksi obligasi korporasi menurun 14,37 persen menjadi Rp31,82 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp37,16 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Yuk, Beli Nggak? Penawaran...
Yuk, Beli Nggak? Penawaran Sukuk Ritel SR013 Bank Mandiri Tutup Dua Hari Lagi Lho..
Pasar Obligasi Indonesia...
Pasar Obligasi Indonesia Masih Tawarkan Imbal Hasil yang Legit buat Asing
ORI 017 Investasi Risiko...
ORI 017 Investasi Risiko Kecil Paling Menguntungkan? Simak Riset Ini
Dengan Sejuta Rupiah,...
Dengan Sejuta Rupiah, Masyarakat Bisa Kail Cuan dari Surat Utang Pemerintah
Obligasi Korporasi Lebih...
Obligasi Korporasi Lebih Menggiurkan Dibanding Punya Pemerintah
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
9 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
50 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved