INTP BMRI, UNTR & ADRO layak diperhatikan
Selasa, 23 Oktober 2012 - 08:15 WIB
INTP BMRI, UNTR & ADRO layak diperhatikan
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengindikasikan peluang untuk melanjutkan kenaikan dalam perdagangan hari ini. IHSG diprediksi berada pada kisaran 4.315-4.368.
Menurut Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, terdapat saham-saham yang berpotensi pembalikan arah naik (bullish reversal). Adapun saham-saham tersebut, yakni:
Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan kisaran Rp4.250-Rp4.450, membentuk pola piercing terbentuk atas PGAS mengindikasikan bullish reversal. Saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) dengan kisaran Rp21.550-Rp22.400 membentuk pola piercing terbentuk atas INTP mengindikasikan bullish reversal.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan kisaran Rp8.050-Rp8.350 membentuk pola piercing terbentuk atas BMRI mengindikasikan bullish reversal. Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan kisaran Rp19.550-Rp20.550 membentuk pola bullish engulfing terbentuk atas UNTR mengindikasikan bullish reversal.
Saham PT Surya Semesta Internusa (SSIA) dengan kisaran Rp1.120-Rp1.210 membentuk pola White Opening Marubozu terbentuk atas SSIA mengindikasikan bullish reversal. Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan kisaran Rp1.350-Rp1.450 membentuk pola bullish engulfing terbentuk atas ADRO mengindikasikan bullish reversal.
Saham PT Waskita Karya (WIKA) dengan kisaran Rp1.360-Rp1.430 membentuk pola piercing terbentuk atas WIKA mengindikasikan bullish reversal. Saham PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) dengan kisaran Rp41.900-Rp42.750 membentuk pola bullish engulfing terbentuk atas ITMG mengindikasikan bullish reversal.
Saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) dengan kisaran Rp730-Rp790 membentuk pola bullish engulfing terbentuk atas PTPP mengindikasikan bullish reversal. Saham PT Indosat Tbk (ISAT) dengan kisaran Rp6.050-Rp6.350 membentuk pola white marubozu terbentuk atas ISAT mengindikasikan bullish reversal.
Menurut Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, terdapat saham-saham yang berpotensi pembalikan arah naik (bullish reversal). Adapun saham-saham tersebut, yakni:
Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan kisaran Rp4.250-Rp4.450, membentuk pola piercing terbentuk atas PGAS mengindikasikan bullish reversal. Saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) dengan kisaran Rp21.550-Rp22.400 membentuk pola piercing terbentuk atas INTP mengindikasikan bullish reversal.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan kisaran Rp8.050-Rp8.350 membentuk pola piercing terbentuk atas BMRI mengindikasikan bullish reversal. Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan kisaran Rp19.550-Rp20.550 membentuk pola bullish engulfing terbentuk atas UNTR mengindikasikan bullish reversal.
Saham PT Surya Semesta Internusa (SSIA) dengan kisaran Rp1.120-Rp1.210 membentuk pola White Opening Marubozu terbentuk atas SSIA mengindikasikan bullish reversal. Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan kisaran Rp1.350-Rp1.450 membentuk pola bullish engulfing terbentuk atas ADRO mengindikasikan bullish reversal.
Saham PT Waskita Karya (WIKA) dengan kisaran Rp1.360-Rp1.430 membentuk pola piercing terbentuk atas WIKA mengindikasikan bullish reversal. Saham PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) dengan kisaran Rp41.900-Rp42.750 membentuk pola bullish engulfing terbentuk atas ITMG mengindikasikan bullish reversal.
Saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) dengan kisaran Rp730-Rp790 membentuk pola bullish engulfing terbentuk atas PTPP mengindikasikan bullish reversal. Saham PT Indosat Tbk (ISAT) dengan kisaran Rp6.050-Rp6.350 membentuk pola white marubozu terbentuk atas ISAT mengindikasikan bullish reversal.
(gpr)
Lihat Juga :