Tingkat ketepatan waktu Garuda turun

Kamis, 25 Oktober 2012 - 11:59 WIB
Tingkat ketepatan waktu...
Tingkat ketepatan waktu Garuda turun
A A A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mencatat ada penurunan tingkat ketepatan waktu kedatangan dan penerbangan pesawat (on time performance/OTP). Permasalahan cuaca menjadi kendala utama terjadinya hal tersebut.

"Dari segi Operasional indikator, on time kita memang menurun," kata Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar dalam paparannya di Hyatt Hotel, Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Dia menjelaskan, terjadi penurunan tingkat ketepatan waktu dari 87 persen pada kuartal III tahun lalu menjadi 84,5 persen pada kuartal III tahun ini. "Jadi, ada penurunan sekitar 2,5 persen Dari 100 penerbangan, ya ada sekitar 15 penerbangan itu delay (terlambat)," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Corporate Management Garuda, Kapten Novianto Herupratomo menerangkan, penurunan tingkat ketepatan waktu tersebut dikarenakan permasalahan cuaca yang memang berpengaruh cukup signifikan dalam penerbangan yang dioperasikan.

"Weather (cuaca) berpengaruh cukup besar ya karena musim kemarau yang agak panjang menyebabkan kebakaran hutan menyebabkan keterlambatan yang beruntun," tambah Novianto.

Selain itu, lanjut Novianto, keterlambatan yang terjadi juga turut dipengaruh pada ketersediaan sarana bandara yang kurang sebanding dengan pertumbuhan industri penerbangan.

"Masalah infrastruktur kebandaraudaraan yang tidak mencukupi. Jadi memang infrastruktur kita kurang seimbang dengan pertumbuhan industri penerbangan sendiri," tandasnya.

Kendati demikian, menurut dia, Garuda tidak ingin menyalahkan pihak lain terkait penurunan tingkat ketepatan waktu tersebut dan lebih memilih untuk berbenah dari internal perusahaan sendiri. Dengan demikian, target rata-rata ketepatan waktu 85 persen dapat dicapai hingga akhir tahun.

"Terlepas dari itu, saya pikir kondisinya tidak ingin menyalahkan yang lain. Artinya evaluasi dan perbaikan yang kami lakukan lebih kepada internal Garuda sendiri sehingga kita sampai akhir tahun bisa mencapai target 85 persen," tutupnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
34 menit yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
49 menit yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
1 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
1 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
1 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved