CT akan lepas saham Garuda?
Kamis, 25 Oktober 2012 - 14:19 WIB
CT akan lepas saham Garuda?
A
A
A
Sindonews.com - Bos salah satu grup media nasional Chairul Tanjung (CT) dikabarkan akan melepaskan kepemilikan sahamnya di PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sebesar 10,88 persen.
Kabar tersebut berhembus setelah pada 12 April lalu CT memborong seluruh saham Garuda yang ditawarkan tiga perusahaan sekuritas, masing-masing PT Mandiri Sekuritas sebanyak 400 juta lembar, PT Bahana Securities sekitar 900 juta lembar, dan PT Danareksa Sekuritas sebanyak 900 juta lembar saham.
Sayangnya, saat dikonfirmasi mengenai kebenaran kabar tersebut, pihak Garuda masih enggan membeberkannya. "Saya tidak tahu dan saya tak kompeten untuk menjawab," kilah Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, di Hyatt Hotel, Jakarta, Kamis (25/10/2012).
Dirinya pun enggan mengomentari kabar lain yang ikut berhembus, yakni mengenai maskapai penerbangan asal Negeri Jiran, AirAsia yang berminat membeli saham maskapai penerbangan pelat merah tersebut. Dirinya justru mempersilahkan wartawan untk mencari keterangan resmi baik dari AirAsia maupun CT.
"Coba tanya ke keduanya," tandasnya.
Sekedar mengingatkan, pada akhir April 2012, CT telah membeli sisa saham Garuda Indonesia di tiga sekuritas pelat merah sebanyak 10,88% seharga Rp620 per lembar saham. Adapun total nilai transaksi saham tersebut mencapai Rp1,53 triliun. Jumlah saham yang dibeli pemilik CT Grup tersebut sebanyak 2.467.868.564 lembar saham dari total saham beredar mencapai 22.640.996.000.
Kabar tersebut berhembus setelah pada 12 April lalu CT memborong seluruh saham Garuda yang ditawarkan tiga perusahaan sekuritas, masing-masing PT Mandiri Sekuritas sebanyak 400 juta lembar, PT Bahana Securities sekitar 900 juta lembar, dan PT Danareksa Sekuritas sebanyak 900 juta lembar saham.
Sayangnya, saat dikonfirmasi mengenai kebenaran kabar tersebut, pihak Garuda masih enggan membeberkannya. "Saya tidak tahu dan saya tak kompeten untuk menjawab," kilah Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, di Hyatt Hotel, Jakarta, Kamis (25/10/2012).
Dirinya pun enggan mengomentari kabar lain yang ikut berhembus, yakni mengenai maskapai penerbangan asal Negeri Jiran, AirAsia yang berminat membeli saham maskapai penerbangan pelat merah tersebut. Dirinya justru mempersilahkan wartawan untk mencari keterangan resmi baik dari AirAsia maupun CT.
"Coba tanya ke keduanya," tandasnya.
Sekedar mengingatkan, pada akhir April 2012, CT telah membeli sisa saham Garuda Indonesia di tiga sekuritas pelat merah sebanyak 10,88% seharga Rp620 per lembar saham. Adapun total nilai transaksi saham tersebut mencapai Rp1,53 triliun. Jumlah saham yang dibeli pemilik CT Grup tersebut sebanyak 2.467.868.564 lembar saham dari total saham beredar mencapai 22.640.996.000.
(rna)
Lihat Juga :