Keselamatan kerja industri migas kurang diperhatikan
Selasa, 06 November 2012 - 11:29 WIB
Keselamatan kerja industri migas kurang diperhatikan
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai, keselamatan kerja industri minyak dan gas bumi (migas) pemerintah masih kurang mendapat perhatian akibat minimnya anggaran.
"Jadi sering kalau berebut anggaran di instansi masing-masing, keselamatan jadi nomer dua, yang penting hanya operasi saja," kata Dirjen Migas Evita H Legowo seusai acara "Forum Komunikasi Keselamatan Migas" di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Menurut dia, kurangnya perhatian pemerintah terhadap aspek keselamatan kerja ini amat mengundang risiko. Bahkan, produksi migas pun bisa terganggu.
"Kalau nggak terjaga, untuk hulu terjadi unplanned shutdwon, pasti akan kurangi produksi. Di hilir juga, kalau refinery kebakaran akan mengganggu semua," imbuhnya.
Peningkatan keselamatan kerja ini, lanjut Evita, membutuhkan sinergi di antara berbagai pihak yang terkait dalam pembuatan kebijakan dan pelaksanaan produksi migas. "Yang penting adalah harmonisasi di antara pengambil kebijakan dan pelaksana industri migas," pungkas dia.
"Jadi sering kalau berebut anggaran di instansi masing-masing, keselamatan jadi nomer dua, yang penting hanya operasi saja," kata Dirjen Migas Evita H Legowo seusai acara "Forum Komunikasi Keselamatan Migas" di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Menurut dia, kurangnya perhatian pemerintah terhadap aspek keselamatan kerja ini amat mengundang risiko. Bahkan, produksi migas pun bisa terganggu.
"Kalau nggak terjaga, untuk hulu terjadi unplanned shutdwon, pasti akan kurangi produksi. Di hilir juga, kalau refinery kebakaran akan mengganggu semua," imbuhnya.
Peningkatan keselamatan kerja ini, lanjut Evita, membutuhkan sinergi di antara berbagai pihak yang terkait dalam pembuatan kebijakan dan pelaksanaan produksi migas. "Yang penting adalah harmonisasi di antara pengambil kebijakan dan pelaksana industri migas," pungkas dia.
(gpr)
Lihat Juga :