Q3, Ciputra bukukan pendapatan Rp379 M
Rabu, 21 November 2012 - 18:28 WIB
Q3, Ciputra bukukan pendapatan Rp379 M
A
A
A
Sindonews.com – Emiten properti, PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) pada kuartal III 2012 membukukan pendapatan mencapai Rp379 miliar, naik 31,4 persen dari Rp288,52 miliar pada kuartal II 2012. Kenaikan pendapatan perseroan pada kuartal III dikarenakan oleh meningkatnya penjualan kavling tanah maupun rumah hunian dan ruko.
Penjualan kavling tanah Perseroan pada kuartal III 2012 mencapai Rp100,88 miliar, meningkat signifikan dari Rp15,36 miliar pada kuartal II 2012. Sementara itu, penjualan rumah hunian dan ruko meningkat 15,8 persen dari Rp194,74 miliar pada kuartal II 2012, yang mencapai Rp225,42 miliar pada kuartal III 2012.
Selain dari penjualan tanah kavling, rumah hunian dan ruko, pendapatan Ciputra Surya juga ditopang dari pendapatan mal. Pendapatan mal pada kuartal III mencapai Rp34,76 miliar, relatif sama dengan kuartal sebelumnya. Pendapatan mall tersebut berasal dari Ciputra World Surabaya yang mulai beroperasi sejak Juli 2011.
Direktur CTRS Sutoto Yakobus mengatakan, pada kuartal III 2012 terjadi peningkatan pendapat perseroan yang sangat signifikan pada penjualan tanah kavling, rumah hunia, dan juga ruko dibandingkan dengan pendapat di kuartal II 2012.
“Kontribusi terbesar pada pendapatan Ciputra Surya, yakni dari penjualan rumah hunian pada proyek Citraland di Surabaya. Hal tersebut yang membuat pendapatan naik signifikan,” jelas Sutoto di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Sementara itu, pada kuartal I/2012, pendapatan perseroan mencapai Rp211,77 miliar, sedangkan pada kuartal II 2012, pendapatan perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp288,52 miliar. Pendapatan sebesar Rp379 miliar pada kuartal III merupakan pendapatan yang tertinggi dibandingkan dua kuartal sebelumnya.
Dia juga mengatakan kenaikan pendapatan perseroan pada tahun ini tidak terlepas dari ekspansi lokasi usaha yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa kota baru yang menjadi tujuan ekspansi Ciputra Surya antara lain Palu, Semarang, Medan dan Yogyakarta. Kota-kota tersebut memiliki daya beli yang kuat dengan tingkat persaingan pada perumahan kelas menengah ke atas yang relatif sedang.
Kenaikan pendapatan Perseroan juga diikuti oleh kenaikan laba bersih sebesar 73,3 persen (QoQ) menjadi Rp127,76 miliar.
Penjualan kavling tanah Perseroan pada kuartal III 2012 mencapai Rp100,88 miliar, meningkat signifikan dari Rp15,36 miliar pada kuartal II 2012. Sementara itu, penjualan rumah hunian dan ruko meningkat 15,8 persen dari Rp194,74 miliar pada kuartal II 2012, yang mencapai Rp225,42 miliar pada kuartal III 2012.
Selain dari penjualan tanah kavling, rumah hunian dan ruko, pendapatan Ciputra Surya juga ditopang dari pendapatan mal. Pendapatan mal pada kuartal III mencapai Rp34,76 miliar, relatif sama dengan kuartal sebelumnya. Pendapatan mall tersebut berasal dari Ciputra World Surabaya yang mulai beroperasi sejak Juli 2011.
Direktur CTRS Sutoto Yakobus mengatakan, pada kuartal III 2012 terjadi peningkatan pendapat perseroan yang sangat signifikan pada penjualan tanah kavling, rumah hunia, dan juga ruko dibandingkan dengan pendapat di kuartal II 2012.
“Kontribusi terbesar pada pendapatan Ciputra Surya, yakni dari penjualan rumah hunian pada proyek Citraland di Surabaya. Hal tersebut yang membuat pendapatan naik signifikan,” jelas Sutoto di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Sementara itu, pada kuartal I/2012, pendapatan perseroan mencapai Rp211,77 miliar, sedangkan pada kuartal II 2012, pendapatan perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp288,52 miliar. Pendapatan sebesar Rp379 miliar pada kuartal III merupakan pendapatan yang tertinggi dibandingkan dua kuartal sebelumnya.
Dia juga mengatakan kenaikan pendapatan perseroan pada tahun ini tidak terlepas dari ekspansi lokasi usaha yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa kota baru yang menjadi tujuan ekspansi Ciputra Surya antara lain Palu, Semarang, Medan dan Yogyakarta. Kota-kota tersebut memiliki daya beli yang kuat dengan tingkat persaingan pada perumahan kelas menengah ke atas yang relatif sedang.
Kenaikan pendapatan Perseroan juga diikuti oleh kenaikan laba bersih sebesar 73,3 persen (QoQ) menjadi Rp127,76 miliar.
(rna)
Lihat Juga :