Q3, obligasi rupiah Indonesia capai USD110 M

Kamis, 22 November 2012 - 10:25 WIB
Q3, obligasi rupiah...
Q3, obligasi rupiah Indonesia capai USD110 M
A A A
Sindonews.com - Asian Development Bank (ADB) mencatat terjadi peningkatan pasar surat utang (obligasi) berdenominasi rupiah di Indonesia menjadi USD110 miliar per September 2012. Angka itu naik sebesar 0,4 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (quartal to quartal/q to q).

"Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu naik 7,4 persen," kata Kepala Kantor ADB untuk kawasan Integrasi Ekonomi Regional, Iwan Azis di Jakarta, Kams (22/11/2012).

Sementara itu, pasar obligasi korporasi Indonesia tumbuh 3,1 persen sdibanding kuartal sebelumnya. Sedangkan, jika dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), menurutnya ada kenaikan sebesar 27,2 persen.

"(Naik) 27,2 persen lebih besar dibandingkan September tahun 2011," jelasnya.

Kondisi berbeda dialami pasar obligasi pemerintah, yang menyusut 0,1 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, meski masih lebih tinggi secara yoy sebesar 4,2 persen.

Kendati demikian, kepemilikan asing terhadap obligasi berdenominasi rupiah pemerintah Indonesia terus meningkat menjadi sebesar 29,7 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Yuk, Beli Nggak? Penawaran...
Yuk, Beli Nggak? Penawaran Sukuk Ritel SR013 Bank Mandiri Tutup Dua Hari Lagi Lho..
Pasar Obligasi Indonesia...
Pasar Obligasi Indonesia Masih Tawarkan Imbal Hasil yang Legit buat Asing
ORI 017 Investasi Risiko...
ORI 017 Investasi Risiko Kecil Paling Menguntungkan? Simak Riset Ini
Dengan Sejuta Rupiah,...
Dengan Sejuta Rupiah, Masyarakat Bisa Kail Cuan dari Surat Utang Pemerintah
Obligasi Korporasi Lebih...
Obligasi Korporasi Lebih Menggiurkan Dibanding Punya Pemerintah
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
22 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
51 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved