2.000 Ha tambak garam di NTT difungsikan
Minggu, 09 Desember 2012 - 13:07 WIB
2.000 Ha tambak garam di NTT difungsikan
A
A
A
Sindonews.com - Tahun 2013 mendatang, potensi lahan tambak garam seluas 2.000 hektare (ha) di kawasan Pantai Utara (Pantura) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mulai digarap maksimal.
"Jadi di TTU memiliki potensi tambak garam mentah seluas 2.000 hektar di Pantura. Saya sudah minta Dinas Perindagkop untuk membuka jejaring dengan pengusaha di Surabaya dalam hal produksi dan pemasarannya," jelas Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, di Kantor Bupati TTU, Minggu (9/12/2012).
Dia menjelaskan, pekan lalu baru saja pulang dari Pantura dalam rangka panen perdana 32 ton garam mentah yang diusahakan dua kelompok petambak garam. Bupati Fernandes mengatakan tahun 2013 yang akan datang pihaknya akan mengalokasikan dana yang cukup besar untuk mengelola potensi garam mentah di Pantura.
"Sudah disiapkan dana besar di APBD tahun depan. Ini serius. Sebab pengembangan garam adalah salah satu komoditi andalan yang masuk salah satu produk unggulan kabupaten (prukab)," katanya.
Ia tidak merinci berapa besar dana yang dialokasikan untuk produksi garam di Pantura. namun hanya menjelaskan tahun depan peralatan produksi garam mentah menjadi garam siap makan (garam yodium) sudah didroping oleh pengusaha ke Pantura.
"Jadi di TTU memiliki potensi tambak garam mentah seluas 2.000 hektar di Pantura. Saya sudah minta Dinas Perindagkop untuk membuka jejaring dengan pengusaha di Surabaya dalam hal produksi dan pemasarannya," jelas Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, di Kantor Bupati TTU, Minggu (9/12/2012).
Dia menjelaskan, pekan lalu baru saja pulang dari Pantura dalam rangka panen perdana 32 ton garam mentah yang diusahakan dua kelompok petambak garam. Bupati Fernandes mengatakan tahun 2013 yang akan datang pihaknya akan mengalokasikan dana yang cukup besar untuk mengelola potensi garam mentah di Pantura.
"Sudah disiapkan dana besar di APBD tahun depan. Ini serius. Sebab pengembangan garam adalah salah satu komoditi andalan yang masuk salah satu produk unggulan kabupaten (prukab)," katanya.
Ia tidak merinci berapa besar dana yang dialokasikan untuk produksi garam di Pantura. namun hanya menjelaskan tahun depan peralatan produksi garam mentah menjadi garam siap makan (garam yodium) sudah didroping oleh pengusaha ke Pantura.
(gpr)
Lihat Juga :