Menkeu minta namanya tidak dipublikasi
Rabu, 12 Desember 2012 - 16:46 WIB
Menkeu minta namanya tidak dipublikasi
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan jika dirinya dikaitkan dengan kasus hukum maka dipastikan akan berdampak buruk terhadap negara. Pasalnya, dia mengingatkan posisinya sebagai Bendahara Umum yang bertugas mengatur fiskal.
Seperti yang diketahui, Agus dikaitkan dengan sengketa kasus Hambalang yang saat ini sedang hangat diperbincangkan. Apalagi salah satu Menteri di kabinet ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Dan kalau Indonesia lagi bagus dan dipikir Menkeunya terkait seperti ini kan bisa membawa pengaruh ke negaranya," ujar Agus di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Menurutnya, jika ada pihak yang memasukan namanya dalam proses tersebut, jangan langsung dipublikasikan ke publik. Karena akan lebih baik, kalau dirinya diberikan hak jawab terlebih dahulu.
"Nah, beri kesempatan saya untuk menjawab. Untuk hal ini saya yakin ada kekhilafan dan kalau sudah dibawa ke publik kan menjadi jelek," jelasnya.
Maka dari itu, Agus akan mencoba bekerjasama dengan pihak yang membutuhkan kasus ini terselesaikan. "Kami dukung perihal Hambalang proses hukumnya dan kami berikan kerjasama yang baik. Dan kalau ingin menghasilkan produk hukum itu harus taat hukum," tutupnya.
Seperti yang diketahui, Agus dikaitkan dengan sengketa kasus Hambalang yang saat ini sedang hangat diperbincangkan. Apalagi salah satu Menteri di kabinet ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Dan kalau Indonesia lagi bagus dan dipikir Menkeunya terkait seperti ini kan bisa membawa pengaruh ke negaranya," ujar Agus di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Menurutnya, jika ada pihak yang memasukan namanya dalam proses tersebut, jangan langsung dipublikasikan ke publik. Karena akan lebih baik, kalau dirinya diberikan hak jawab terlebih dahulu.
"Nah, beri kesempatan saya untuk menjawab. Untuk hal ini saya yakin ada kekhilafan dan kalau sudah dibawa ke publik kan menjadi jelek," jelasnya.
Maka dari itu, Agus akan mencoba bekerjasama dengan pihak yang membutuhkan kasus ini terselesaikan. "Kami dukung perihal Hambalang proses hukumnya dan kami berikan kerjasama yang baik. Dan kalau ingin menghasilkan produk hukum itu harus taat hukum," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :