Menkeu : K/L jangan sering pasang iklan di akhir tahun!
Jum'at, 14 Desember 2012 - 10:04 WIB
Menkeu : K/L jangan sering pasang iklan di akhir tahun!
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo mengingatkan Kementerian/Lembaga (K/L) untuk menghilangkan kebiasaan memasang iklan di media cetak ataupun elektronik pada akhir tahun. Pasalnya, hal tersebut dapat mengakibatkan persepsi negatif di masyarakat.
"Karena itu kadang berpengaruh positif, dan bisa juga diartikan bentuk realisasi anggaran, supaya realisasi tinggi," ungkap Agus dalam kata sambutannya di acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian/Lembaga tentang Optimalkan Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Padahal, lanjut Agus, pemerintah sudah berkomitmen untuk merealisasikan anggaran dengan tepat. Meski pada kuartal empat, mantan direktur utama Bank Mandiri, ini mengaharapkan realisasi anggaran dapat mencapai diatas 90 persen. "Kita selalu berkomitmen agar realisasi dengan tepat," tegas Agus.
Terkait biaya perjalanan dinas, Agus menilai, selalu ada respon dari pemerintah. Karena itu, jangan sampai pemerintah direspon balik mengenai hal ini. "Tapi jangan sampai kita di respon balik karena masang iklan yang berlebihan,"
Dampaknya, Agus menekankan, pemerintah akan dianggap tidak berkomitmen dan itu membuat citra pemerintah menjadi negatif di masyarakat. "Nanti dikhawatirkan, tidak optimal, tidak efisien dan membuat citra kita tidak positif," pungkasnya.
"Karena itu kadang berpengaruh positif, dan bisa juga diartikan bentuk realisasi anggaran, supaya realisasi tinggi," ungkap Agus dalam kata sambutannya di acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian/Lembaga tentang Optimalkan Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Padahal, lanjut Agus, pemerintah sudah berkomitmen untuk merealisasikan anggaran dengan tepat. Meski pada kuartal empat, mantan direktur utama Bank Mandiri, ini mengaharapkan realisasi anggaran dapat mencapai diatas 90 persen. "Kita selalu berkomitmen agar realisasi dengan tepat," tegas Agus.
Terkait biaya perjalanan dinas, Agus menilai, selalu ada respon dari pemerintah. Karena itu, jangan sampai pemerintah direspon balik mengenai hal ini. "Tapi jangan sampai kita di respon balik karena masang iklan yang berlebihan,"
Dampaknya, Agus menekankan, pemerintah akan dianggap tidak berkomitmen dan itu membuat citra pemerintah menjadi negatif di masyarakat. "Nanti dikhawatirkan, tidak optimal, tidak efisien dan membuat citra kita tidak positif," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :