AIMS bukukan penurunan pendapatan 16%

Jum'at, 21 Desember 2012 - 17:36 WIB
AIMS bukukan penurunan...
AIMS bukukan penurunan pendapatan 16%
A A A
Sindonews.com - PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) mengalami penurunan pendapatan pada tahun ini akibat merosotnya harga batu bara.

Emiten yang bergerak pada sektor perdagangan batu bara ini mengalami penurunan pendapatan mencapai 15,96 persen dari Rp213 miliar pada kuartal III/2011 menjadi Rp179 miliar pada periode sama tahun ini.

Direktur Utama AIMS Thomas Iskandar mengatakan, kinerja buruk perseroan juga terlihat pada laba sebelum pajak yang turun 85,9 persen dari Rp980 juta pada kuartal III tahun lalu menjadi Rp140 juta pada periode yang sama tahun ini.

Hal ini memberi imbas negatif terhadap laba bersih, yang juga anjlok 95,98 persen menjadi Rp100 juta dari Rp730 juta pada kuartal III tahun lalu. "Bisnis kami sedang jatuh di tahun ini akibat harga batu bara yang turun hingga 30 persen secara year to year," ujar Thomas dalam jumpa pers di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/12/2012).

Dia menambahkan, perseroan pada tahun ini belum akan melakukan ekspansi dan akan melihat kondisi harga batu bara kembali naik. Pada tahun ini, perseroan tidak menyiapkan modal belanja (capital expenditure/capex) karena hanya melakukan trading batu bara on the spot. Pada tahun depan, perseroan akan berupaya meningkatkan perdagangan dengan membeli kepada pembeli tertentu.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akbar Indo Makmur Stimec...
Akbar Indo Makmur Stimec Optimis Bukukan Kinerja Positif di 2021
Keluar dari Suspensi,...
Keluar dari Suspensi, Akbar Indo Makmur Optimis Kinerja Melesat di 2021
BUMA Terbitkan Obligasi...
BUMA Terbitkan Obligasi I Tahun 2023, Masa Penawaran Berakhir Besok
Mantul, Laba Produsen...
Mantul, Laba Produsen Indomie Tembus Rp2,8 Triliun
Cari Pengganti Gandum,...
Cari Pengganti Gandum, Indofood Siap Dukung Pengembangan Sorgum
Masih Pandemi, Induk...
Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved