PKPK siap akuisisi tambang di Kaltim

Kamis, 03 Januari 2013 - 11:46 WIB
PKPK siap akuisisi tambang...
PKPK siap akuisisi tambang di Kaltim
A A A
Sindonews.com - PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) menargetkan mengakuisisi PT Indo Wana Bara Mining Coal (IWBMC) yang memiliki konsesi lahan batu bara seluas 5.000 hektare (ha) di Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim). Nilai akuisisi itu sekitar Rp5 triliun.

Direktur Utama PKPK Soerjadi Soedarsono mengatakan, lahan yang akan diakuisisi memiliki cadangan batu bara sebanyak 447 juta metrik ton (MT), dimana sebanyak 300 juta ton merupakan cadangan terukur.

"Batu bara yang dihasilkan oleh lahan tersebut memiliki kualitas panas antara 4.800-5.500 kilo kalori per kilogram (Kcal/Kg)," terang dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/1/2013).

Selain itu, lahan tersebut memiliki topografi cenderung mendatar, sehingga bisa dengan mudah membangun berbagai infrastruktur pertambangan serta memungkinkan kapasitas produksi yang tinggi. Karena itu, kapasitas produksi lahan tersebut nantinya ditargetkan sebanyak 2 juta ton/ bulan, dengan biaya investasi dan operasional relatif rendah.

Melalui akuisisi ini, perseroan siap mencanangkan hilirisasi batu bara, yaitu pengembangan energi berbasis batu bara yang sangat berguna bagi bangsa dan negara. Selain dipasok ke PLTU mulut tambang (mine-mouth power plant), LRC bisa diproses menjadi marine fuel oil (MFO) dan alkohol sintetis, dimana keduanya merupakan BBM alternatif.

Dia menuturkan, fasilitas produksi untuk kedua komoditas energi ini telah dibangun oleh perusahaan lain di Indonesia. Tetapi keunggulan perseroan dibanding dengan perusahaan-perusahaan tersebut adalah dukungan cadangan batu bara, yang dimiliki perseroan dan diperoleh melalui akuisisi IWMBC.

Akuisisi IWMBC berdampak pada peningkatan komposisi pendapatan PKPK dari bidang usaha pertambangan di 2013. Selain pertambangan, saat ini sekitar 80 persen dari pendapatan PKPK disumbang oleh sektor jasa konstruksi migas dan land clearing. Jika tambang IWMBC dan konsesi tambang SPL mulai berproduksi akhir 2013 nanti, kinerja perseroan akan meningkat signifikan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wika Sebar Dividen Rp457...
Wika Sebar Dividen Rp457 Miliar dari Laba Bersih 2019
Sah, Menteri BUMN Ganti...
Sah, Menteri BUMN Ganti Dirut WIKA jadi Agung Budi Waskito
Dengan Anggaran Rp700...
Dengan Anggaran Rp700 Miliar, Renovasi Sarinah Kelar Agustus 2021
Dua Direkturnya Jadi...
Dua Direkturnya Jadi Dirut, Jajaran Direksi WIKA Bakal Dirombak
Jadi Dirut WIKA, Begini...
Jadi Dirut WIKA, Begini Jejak Karier Agung Budi Waskito
Pemerintah Belum Bayar...
Pemerintah Belum Bayar Utang ke Wika Rp59,9 Miliar
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
36 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved