APEI keberatan rencana pungutan OJK

Senin, 04 Februari 2013 - 13:16 WIB
APEI keberatan rencana...
APEI keberatan rencana pungutan OJK
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) menyatakan keberatan atas rencana penarikan pungutan kepada lembaga-lembaga keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami merasa keberatan dengan iuran OJK tersebut," terang Ketua APEI, Lily Widjaja di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (4/2/2013).

Alasannya, lanjut Lily, setidaknya ada empat poin yang perlu diperhatikan. "Kami mengusulkan empat poin untuk iuran OJK tersebut," ujarnya.

Pertama, jelas Lily, iuran OJK tidak atas dasar aset. Kedua, pungutan harus melalui satu pintu yakni BUrsa Efek Indonesia (BEI). "Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi pungutan berganda dan tumpang tindih atau berlipat," tandasnya.

Selanjutnya, harus ada transaksi untuk aksi korporasi serta ijin usaha dapat diturunkan. Dan yang terakhir adalah iuran untuk wakil perusahaan efek tidak diberlakukan.

"Karena investor di pasar modal Indonesia masih sedikit, padahal kan wakil perusahaan efek sangat diperlukan untuk meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia," imbuh dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
26 Perusahaan Antre...
26 Perusahaan Antre IPO di Bursa Efek Indonesia
6 Perusahaan Masuk Bursa...
6 Perusahaan Masuk Bursa Pekan Ini, Ada SMIL hingga JATI
5 Perusahaan Antre IPO...
5 Perusahaan Antre IPO Tahun Ini, Cek Daftarnya
7 Perusahaan Antre IPO,...
7 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo
33 Perusahaan Dapat...
33 Perusahaan Dapat Nilai 'E' dari Bursa Efek Indonesia
Perusahaan Pembiayaan...
Perusahaan Pembiayaan Buka Keran Rp200 Triliun untuk Restrukturisasi Kredit
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
47 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
3 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
6 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
8 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved