BKPM siapkan perlindungan investor RI di Nigeria
Rabu, 13 Februari 2013 - 10:34 WIB
BKPM siapkan perlindungan investor RI di Nigeria
A
A
A
Sindonews.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengaku sedang menyiapkan proteksi untuk perusahaan-perusahaan asal Indonesia yang berinvestasi di Nigeria. Langkah ini bagian dari upaya BKPM untuk mendorong peningkatan investasi Indonesia di Nigeria.
"Yang perlu dilakukan bila investor Indonesia mulai banyak ke sana, maka perlidungannya perlu. Nah, ini yang kemarin belum kita bikin perjanjiannya. Ini proses kita dalam memberikan proteksi kepada investor Indonesia," ujar Kepala BKPM, Chatib Basri kepada wartawan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (13/2/2013).
Perlindungan untuk investor asal Indonesia di Nigeria ini dibuat dalam bentuk perjanjian bilateral. Saat ini, rancangannya masih dibicarakan oleh pemerintah kedua negara.
"Bilateral. Draft-nya kemarin sedang dirancang tapi belum selesai karena masih ada beberapa hal yang perlu kita bicarakan yang namanya BIP, Bilateral Investment Treaty," jelas Chatib.
Seperti diketahui, Indonesia dan Nigeria sepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan antar kedua negara menjadi USD5 miliar dalam tiga tahun ke depan. Kesepakatan ini dicapai pada saat pertemuan bilateral Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan dan Chatib Basri dengan Menteri Perdagangan dan Investasi Nigeria, Olusegun Olutoyin Aganga, awal bulan ini di Abuja, Nigeria.
"Yang perlu dilakukan bila investor Indonesia mulai banyak ke sana, maka perlidungannya perlu. Nah, ini yang kemarin belum kita bikin perjanjiannya. Ini proses kita dalam memberikan proteksi kepada investor Indonesia," ujar Kepala BKPM, Chatib Basri kepada wartawan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (13/2/2013).
Perlindungan untuk investor asal Indonesia di Nigeria ini dibuat dalam bentuk perjanjian bilateral. Saat ini, rancangannya masih dibicarakan oleh pemerintah kedua negara.
"Bilateral. Draft-nya kemarin sedang dirancang tapi belum selesai karena masih ada beberapa hal yang perlu kita bicarakan yang namanya BIP, Bilateral Investment Treaty," jelas Chatib.
Seperti diketahui, Indonesia dan Nigeria sepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan antar kedua negara menjadi USD5 miliar dalam tiga tahun ke depan. Kesepakatan ini dicapai pada saat pertemuan bilateral Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan dan Chatib Basri dengan Menteri Perdagangan dan Investasi Nigeria, Olusegun Olutoyin Aganga, awal bulan ini di Abuja, Nigeria.
(izz)
Lihat Juga :