Dunkin kaji aturan pembatasan waralaba

Senin, 25 Februari 2013 - 12:43 WIB
Dunkin kaji aturan pembatasan...
Dunkin kaji aturan pembatasan waralaba
A A A
Sindonews.com - Dunkin 'Brands Group Inc (DNKN), pemilik rantai makanan Dunkin' Donuts dan Baskin-Robbins, saat ini mempunyai sekitar 600 toko di Indonesia, yang semuanya waralaba. Bahkan, perusahaan tersebut disebutkan telah merenovasi toko es krim Baskin-Robbins.

Diberlakukannya pembatasan waralaba restoran oleh pemerintah Indonesia, memaksa mereka mengubah rencana target pertumbuhan. Belum lagi produsen donuts itu harus mengurangi kepemilikan gerainya.

"Kami sedang mengkaji peraturan tersebut. Terlalu dini menentukan dampak yang mungkin timbul dari peraturan tersebut. Kami tetap berkomitmen untuk pasar," kata Michelle King, juru bicara Dunkin Canton, berbasis di Massachusetts, AS, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (25/2/2013).

Seperti diketahui, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan telah mengumumkan aturan waralaba restoran, dalam upaya melindungi usaha kecil dan menengah. Aturan tersebut tertuang dalam Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan) No 07/M-DAG/PER/2/2013, tentang Pengembangan Kemitraan dalam Waralaba Jenis Usaha Jasa Makanan dan Minuman.

“Pembatasan gerai ini berlaku lima tahun sejak peraturan ini berlaku,” demikian bunyi Pasal 12 Permendag yang ditandatangani oleh Mendag Gita Wirjawan pada 11 Februari 2013.

Akibat peraturan pembatasan maksimal 250 gerai, Brands Inc (YUM), pemilik rantai makanan cepat saji KFC dan Pizza Hut, juga terpaksa memperlambat pertumbuhan tokonya di Indonesia.

"Franchisee lokal kami akan terus bekerja sama dengan peraturan yang telah ditetapkan pihak berwenang," kata Virginia Ferguson, juru bicara perusahaan Yum.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pameran Waralaba FLEI...
Pameran Waralaba FLEI 2024 Bakal Digelar di Jakarta, Catat Tanggalnya
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Optimistis Sambut Tahun...
Optimistis Sambut Tahun Baru, 87 Persen Pengusaha Waralaba Siap Ekspansi di 2022
Sangat Prospek, di Tengah...
Sangat Prospek, di Tengah Krisis, Waralaba Alfamart Tetap Bertumbuh
10 Franchise dengan...
10 Franchise dengan Film Terbanyak, Ada yang Sampai Ratusan
Permintaan Tinggi, Franchise...
Permintaan Tinggi, Franchise & License Expo Indonesia Hadir 2 Kali Tahun Ini
Berita Terkini
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
8 menit yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
28 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
39 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
46 menit yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
2 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved