Hingga Februari, WIKA bukukan kontrak baru Rp3,5 T
Minggu, 10 Maret 2013 - 13:32 WIB
Hingga Februari, WIKA bukukan kontrak baru Rp3,5 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) hingga Februari 2013 membukukan kontrak baru sebesar Rp3,5 triliun. Sementara target kontrak baru perseroan pada tahun ini sekitar Rp20,75 triliun.
Sekretaris Perusahaan WIKA, Natal Argawan Pardede mengatakan, kontrak baru perseroan tersebut diperoleh dari proyek di Bandara Soekoarno-Hatta dan rumah sakit di Jakarta.
"Februari WIKA memenangkan lelang untuk proyek perluasan gedung terminal 3 ultimate Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, juga ada pembangunan rumah sakit di kawasan Jakarta selatan senilai lebih dari Rp500 miliar. Ditambah itu, secara year to date, perseroan mencatat nilai kontrak baru sebesar Rp3,5 triliun," ungkap Natal dalam acara Investment & Capital Market 2013 di Garut, Sabtu (9/3/2013).
Untuk proses pembangunan rumah sakit, dia memproyeksikan, akan selesai pada tahun ini. Kendati demikian, dia enggan menyebut, nama klien dari rumah sakit tersebut.
Seperti diketahui, perusahaan kontruksi pelat merah tersebut pada tahun ini menargetkan total kontrak mencapai 38,87 triliun, naik 21,15 persen dibanding target perseroan pada tahun lalu. Total kontrak tersebut, terdiri atas kontrak pengalihan tahun sebelumnya (carry over) senilai Rp18,12 triliun dan sisanya Rp20,87 triliun merupakan kontrak baru.
Adapun komposisi kontrak baru pada 2013 masih akan didominasi dari induk usaha sebesar 70 persen dan sisanya disumbang dari anak-anak usaha perseroan.
Seiring dengan proyeksi tersebut, WIKA menargetkan laba kotor tahun ini Rp1,51 triliun, naik 26,23 persen dari target tahun lalu Rp1,19 triliun. Sedangkan laba bersih ditargetkan tumbuh 28,88 persen, dari Rp430,68 miliar menjadi Rp555,06 miliar pada 2013.
Sekretaris Perusahaan WIKA, Natal Argawan Pardede mengatakan, kontrak baru perseroan tersebut diperoleh dari proyek di Bandara Soekoarno-Hatta dan rumah sakit di Jakarta.
"Februari WIKA memenangkan lelang untuk proyek perluasan gedung terminal 3 ultimate Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, juga ada pembangunan rumah sakit di kawasan Jakarta selatan senilai lebih dari Rp500 miliar. Ditambah itu, secara year to date, perseroan mencatat nilai kontrak baru sebesar Rp3,5 triliun," ungkap Natal dalam acara Investment & Capital Market 2013 di Garut, Sabtu (9/3/2013).
Untuk proses pembangunan rumah sakit, dia memproyeksikan, akan selesai pada tahun ini. Kendati demikian, dia enggan menyebut, nama klien dari rumah sakit tersebut.
Seperti diketahui, perusahaan kontruksi pelat merah tersebut pada tahun ini menargetkan total kontrak mencapai 38,87 triliun, naik 21,15 persen dibanding target perseroan pada tahun lalu. Total kontrak tersebut, terdiri atas kontrak pengalihan tahun sebelumnya (carry over) senilai Rp18,12 triliun dan sisanya Rp20,87 triliun merupakan kontrak baru.
Adapun komposisi kontrak baru pada 2013 masih akan didominasi dari induk usaha sebesar 70 persen dan sisanya disumbang dari anak-anak usaha perseroan.
Seiring dengan proyeksi tersebut, WIKA menargetkan laba kotor tahun ini Rp1,51 triliun, naik 26,23 persen dari target tahun lalu Rp1,19 triliun. Sedangkan laba bersih ditargetkan tumbuh 28,88 persen, dari Rp430,68 miliar menjadi Rp555,06 miliar pada 2013.
(rna)
Lihat Juga :