Bertemu para Pemred, SBY singgung harga Bawang

Jum'at, 15 Maret 2013 - 12:18 WIB
Bertemu para Pemred,...
Bertemu para Pemred, SBY singgung harga Bawang
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan para Pemimpin Redaksi (Pemred) media nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2013).

Ada yang unik dalam pertemuan tersebut. Di sela-sela sambutannya di hadapan para Pemred, SBY membahas soal melambungnya harga bawang merah dan bawang putih.

"Memang bawang merah kita itu net eksporter. Tapi ada musimnya, biasanya awal-awal tahun kurang. Saya pernah ke Brebes langsung dan berdialog dengan petani bawang merah. Saya mengerti apa yang dirasakan petani kita," ujar SBY dalam sambutannya dalam pertemuan tersebut.

Karena, kata SBY, biasanya di awal tahun selalu mengalami kekurangan pasokan. "Nah kita impor sedikit, biasanya sepanjang tahun kita lebih banyak mengekspor. Nah bawang putih kita net importer, dari Tiongkok misalnya. Mengapa ini terjadi membubungnya harga sampai RP100 ribu, Rp200 ribu, dan Rp300 ribu. Sebanyak 40 persen dari bawang putih, ternyata ada miss match," katanya.

Jadi, kata dia, sebenarnya bawang sudah datang di pelabuhan, tapi ada keterlambatan proses di Kementerian Pertanian tidak klop dengan Kementerian Perdagangan tidak segera dialirkan.

"Kalau bisa hari ini ya hari ini kan sudah selesai urusannya. Mudah-mudahan bisa segera dialirkan kita masukan ke market dan demand berubah dengan bagus, ternyata ada juga yang telah datang ke pelabuhan yang tidak mendapatkan izin. Nah, itu tread secara sendiri, itu jangan sampai rakyat kita terlalu lama berada dalam ketidakpastian," ungkapnya.

"Yang terakhir begini teman-teman Pemred, kalau harga bawang naik seperti ini, petani bawang utamanya bawang merah, bersyukur rezekinya bertambah. Mudah-mudahan yang memiliki rezeki petaninya, bukan pedagangnya yang terlalu banyak mengambil keuntungan. Tetapi bagaimanapun harus stabil, baik bagi petani dan konsumennya secara menyeluruh," pungkasnya.

Sementara itu, dalam pertemuan yang dimulai pukul 09:00 wib itu, SBY didampingi Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi, Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved