Dimarahi SBY, Mendag langsung 'kampanye' ke Kramat Jati

Jum'at, 15 Maret 2013 - 18:12 WIB
Dimarahi SBY, Mendag...
Dimarahi SBY, Mendag langsung 'kampanye' ke Kramat Jati
A A A
Sindonews.com - Setelah kemarin dimarahi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena dianggap tidak tanggap menyikapi lonjakan harga bawang merah dan bawang putih, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Kramat Jati.

"Ada gangguan impor bawang putih sehingga harganya naik menjadi Rp50 ribu lebih per kg," jelas Gita kepada seorang pedagang bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Sore ini pukul 5.30 WIB, Gita Wirjawan tiba di Pasar Induk Kramat Jati bersama beberapa jajarannya, di antaranya Dirjen Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi. "Selamat sore," kata Gita sambil melambaikan tangan.

Begitu tiba di Pasar Kramat Jati, Mendag Gita disambut meriah. Anak-anak dan ibu-ibu di pasar melambaikan tangan pada Gita. Mendag pun balas melambaikan tangan kepada mereka.

Ketika ditemui Gita, salah seorang pedangang bawang, Parman 'curhat' omzetnya menurun akibat melambungnya harga bawang merah dan bawang putih. "Saya sekarang lakunya jadi sedikit," keluhnya.

Menjawab keluhan tersebut, Gita berjanji akan segera menstabilkan harga bawang pada tingkatan normal. "Dalam waktu dekat kami akan menstabilkan," tukas dia.

Selain itu, pihaknya juga menyatakan akan menindak tegas bila ada pengusaha yang melakukan penimbunan bawang. "Kita juga akan menindak orang-orang yang nakal," tegas Gita.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir, harga komoditas bawang putih dan bawang merah benar-benar menghimpit masyarakat. Harga dua komoditi bawah putih dan bawang merah naik hingga 100 persen. Akibat hal ini, omzet pedagang menurun hingga 25 persen.

Jika dalam kondisi normal bawang putih dijual dengan harga Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kg. Namun, saat ini bawang putih dijual dengan harga Rp44 ribu sampai Rp50 ribu per kg. Sementara, harga bawang merah yang awalnya dijual Rp20 ribu sampai Rp23 ribu per kg, kini naik mencapai Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kg.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
6 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
6 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
6 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
7 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved