Ini tanggapan Mendag Gita setelah 'disemprot' SBY

Jum'at, 15 Maret 2013 - 20:32 WIB
Ini tanggapan Mendag...
Ini tanggapan Mendag Gita setelah 'disemprot' SBY
A A A
Sindonews.com - Akibat meroketnya harga bawang merah dan bawang putih, Menteri Perdagangan (Mendag) dimarahi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY menilai, para bawahannya yang bertanggung jawab terhadap stabilitas harga komoditas pangan, yakni Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) tidak tanggap menyikapi lonjakan harga bawang. Bagaimana tanggapan Mendag Gita setelah dimarahi SBY?

Gita Wirjawan menyatakan akan segera melakukan langkah-langkah konkrit dalam rangka menstabilkan harga dan pasokan bawang setelah mendapat teguran dari Presiden. Dia berjanji akan segera menyelesaikan persoalan ini.

"Kita justru melakukan amanah beliau untuk selesaikan masalah ini dan harus cepat," ujar Gita usai inspeksi mendadak di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir, harga komoditas bawang putih dan bawang merah benar-benar menghimpit masyarakat. Harga dua komoditi bawah putih dan bawang merah naik hingga 100 persen. Akibat hal ini, omzet pedagang menurun hingga 25 persen.

Jika dalam kondisi normal bawang putih dijual dengan harga Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kg. Namun, saat ini bawang putih dijual dengan harga Rp44 ribu sampai Rp50 ribu per kg. Sementara, harga bawang merah yang awalnya dijual Rp20 ribu sampai Rp23 ribu per kg, kini naik mencapai Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kg.

Akibat hal ini, Presiden SBY memanggil Mentan Suswono dan Mendag Gita ke Istana. Dalam pidatonya di Istana Negara kemarin, SBY meminta Mendag dan Mentan untuk tidak terus bersilat lidah serta segera menyelesaikan masalah ini, kalau perlu 'tidak tidur'.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved