Perizinan impor bawang diusulkan 'satu atap' di Kemendag

Sabtu, 16 Maret 2013 - 14:52 WIB
Perizinan impor bawang...
Perizinan impor bawang diusulkan 'satu atap' di Kemendag
A A A
Sindonews.com - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyambut baik usulan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mempermudah dan mentransparansi izin impor bawang putih dengan cara pengurusan di bawah 'satu atap' alias satu kementerian.

Seperti diketahui, perusahaan yang ingin mengimpor bawang putih pertama-tama harus mendapatkan surat Importir Terdaftar (IT) dari Kemendag, kemudian meminta Rekomendasi Izin Impor Hortikultura (RIPH) ke Kementerian Pertanian (Kementan), dan setelah itu baru bisa mendapatkan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kemendag.

HKTI meminta pengurusan izin impor bawang putih tersebut diurus Kemendag saja dan harus benar-benar transparan.

"Saya pikir kalau lihat harus ada satu lembaga atau satu kementerian. Kalau Kemendag harus terbuka kepada publik," kata Sekretaris Jenderal HKTI, Fadli Zon saat ditemui usai Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (16/3/2013).

Fadli berharap perburuan rente yang dilakukan para importir dengan permainan-permainan impor bawang putih bisa diberantas jika usulan mekanisme perizinan satu atap ini diterapkan.

"Ya mudah-mudahan dengan cara yang transparan perburuan rente itu bisa dikurangi karena transparan. Orang bisa mengakses dan mengetahui harga dan sebaginya," ucapnya.

Mekanisme pengurusan izin saat ini, kata Fadli, sangat rentan dengan perburuan rente. "Yang ada sekarang itu kan secara prosedural aman-aman saja tapi di belakangnya permainan yang sudah diatur," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, Kemendag mengakui bahwa saat ini pengurusan izin impor untuk bawang putih mulai dari mendapatkan surat IT hingga SPI tergolong rumit.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Bachrul Chairi mengatakan, Kemendag telah menyiapkan mekanisme perizinan satu atap secara online untuk mempermudah pengurusan izin impor bawang putih.

"Itu akan dikoordinasikan, berdasarkan pengalaman ini kami akan belajar juga. Kita menyiapkan metode perizinan satu atap online," ujar Bachrul Chairi, kemarin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
16 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved