Retribusi tabungan Siprus kemungkinan ditolak

Selasa, 19 Maret 2013 - 15:33 WIB
Retribusi tabungan Siprus...
Retribusi tabungan Siprus kemungkinan ditolak
A A A
Sindonews.com - Parlemen Siprus kemungkinan akan menolak pemberlakuan pajak deposito bank dalam pemungutan suara, Selasa (19/3/2013) waktu setempat, yang dapat mendorong negara di pulau Mediterania itu mengalami default utang dan runtuhnya perbankan.

Dalam pengumuman pada akhir pekan, Siprus diperintahkan oleh kementerian keuangan Eropa untuk memberlakukan pungutan pada tabungan nasabah sebagai bagian dari bailout sebesar 10 miliar euro (USD13 miliar).

Pejabat Siprus dan zona euro telah berusaha melunakkan retribusi yang diusulkan sebesar 6,75 persen pada deposan di bawah 100.000 euro dan 9,9 persen di atas 100.000 euro, untuk meringankan beban penabung kecil.

Tapi, bagian dari rencana tagihan di ruang 56 anggota parlemen, di mana tidak ada pihak yang memiliki mayoritas, membuat para pemimpin Siprus pesimis usulan itu akan dikabulkan.

"Sepertinya tidak akan lulus," kata juru bicara pemerintah Siprus, Christos Stylianides dalam pernyataannya di radio pemerintah, seperti dilansir Reuters, Selasa (19/3/2013).

Presiden Siprus, Nicos Anastasiades telah meminta bantuan dari Uni Eropa dalam percakapan telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel selama dua hari terakhir.

Stylianides mengatakan, Presiden akan berbicara dengan Vladimir Putin, yang secara tegas menolak bailout tersebut. Pajak tidak hanya berlaku untuk warga Siprus, tetapi ribuan orang Eropa dan Rusia dengan kepentingan bisnis di pulau tersebut turut terkena imbasnya. Untuk itu, Menteri Keuangan Soprus, Michael Sarris akan mengadakan pertemuan di Moskow, besok.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara di Eropa dengan...
10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar
Ekonom Ingatkan 3 Risiko...
Ekonom Ingatkan 3 Risiko Kenaikan Inflasi di Eropa Terhadap Ekonomi RI
Uni Eropa Fokus Pemulihan...
Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
Ekonomi Kurang Kompetitif,...
Ekonomi Kurang Kompetitif, Macron: Uni Eropa Bisa Mati
Daftar 10 Ekonomi Terbesar...
Daftar 10 Ekonomi Terbesar di Eropa Usai Diuji Perang Rusia Ukraina
Mengapa Jerman Dijuluki...
Mengapa Jerman Dijuluki sebagai The Sickman of Europe?
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
18 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
42 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
48 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Kemungkinan Rusia, Akhiri...
Kemungkinan Rusia, Akhiri Perang di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved