Wamenkeu: Kebijakan impor pangan bebani pemerintah

Kamis, 04 April 2013 - 11:38 WIB
Wamenkeu: Kebijakan...
Wamenkeu: Kebijakan impor pangan bebani pemerintah
A A A
Sindonews.com - Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar mengatakan, inflasi secara historis lebih tinggi sebelumnya yang melewati tiga bulan harus segera direspon dengan mendukung ketahanan pangan.

"Kalau mau jaga inflasi dukung ketahanan pangan. Apa yang dilakukan kebijakan dalam pengaturan dan tata niaga bahan pangan harus ditinjau. Itu lebih mendesak daripada APBNP. Persoalan momentum pertumbuhan kita jangan sampai digerogoti inflasi tinggi," ujarnya usai rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (4/4/2013).

Menurutnya, dengan tidak adanya kebijakan impor yang memadai akan membuat pemerintah menanggung beban inflasi terus menerus dari aspek non fiskal.

"Kalau kami melihat aspek non fiskal lebih kepada persoalan tata niaga dan importasi yang menyulitkan, harga jadi tinggi karena kelangkaan. Bukan kebijakan optimal karena di satu pihak kita tanggung beban inflasi tapi di lain pihak tidak ada kebijakan impor yang memadai," katanya.

Dia menjelaskan bahwa penyebab inflasi bermacam-macam, tetapi yang melanda Indonesia sekarang ini diakibatkan oleh pasokan bahan pangan.

"Inflasi itu ada beberapa penyebabnya antara lain dari segi permintaan naik namun pasokan kurang, lalu nilai tukar dan bunga, yang sekarang ini terjadi karena pasokan (bahan pangan), idealnya kita selesaikan di bagian situ," tukasnya.

Mahendra menambahkan, terkait pembatasan impor hortikultura, bukan berarti dengan pemberian kuota yang akan menimbulkan persoalan, tetapi memang ada cara lainnya.

"Pembatasan tidak harus dalam kuota yang menimbukan persoalan, banyak cara lain seperti menetapkan tarif yang menyebabkan keuntungan produsen lokal agar bersaing, dan tidak perlu ada ketidakpastian," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
10 Eksportir Produk...
10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Ekspor Produk Mamin...
Ekspor Produk Mamin Korea Selatan ke Indonesia Alami Peningkatan
Pentingnya Mencintai...
Pentingnya Mencintai Produk Lokal
Berita Terkini
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
12 menit yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
20 menit yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
26 menit yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
52 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
1 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved