Dahlan maklumi Telkom kalah tender di Myammar

Jum'at, 12 April 2013 - 12:43 WIB
Dahlan maklumi Telkom...
Dahlan maklumi Telkom kalah tender di Myammar
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memaklumi kegagalan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dalam proses tender operator lisensi (shortlisted) seluler di Myanmar.

Kegagalan Telkom untuk jadi pemenang tender karena pemerintah Myanmar menetapkan syarat yang belum bisa dipenuhi oleh perusahaan telekomunikasi pelat merah tersebut, yakni harus memiliki pengalaman menjadi operator di negara lain selama dua tahun dengan jumlah pelanggan minimal satu juta.

"Kita (Telkom) kan baru punya pengalaman di Timor Leste beberapa bulan dengan jumlah pelanggan tidak sampai satu juta," ujar Dahlan usai rapat koordinasi (rakor) di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/04/2013).

Menurut Dahlan, syarat yang ditetapkan oleh Myanmar adalah lazim dan juga sering diterapkan di Indonesia. Meski demikian, mantan Direktur Utama PLN ini, Telkom masih akan tetap melakukan ekspansi di Myanmar.

Itu karena operator telekomunikasi milik pemerintah tersebut masih akan melakukan tender proyek lain. "(Telkom) Tetap di Myanmar karena masih banyak proyek lain yang bisa diikuti, tidak harus jadi operator," ujar Dahlan.

Pihak Telkom sebelumnya menjelaskan, kegagalan tersebut karena ada perbedaan persepsi tentang salah satu persyaratan tender.

Operations Vice President Public Relations Telkom, Arif Prabowo menjelaskan bahwa hasil dari pengumuman prakualifikasi tender lisensi seluler oleh pemerintah Myanmar, nama Telkom tidak masuk dalam peserta terder terpilih.

"Telkom telah memenuhi seluruh persyaratan yang diterapkan oleh komite tender. Namun, adanya perbedaan persepsi atas salah satu syarat membatasi partisipasi Telkom," kata Arif dalam keterangan tertulisnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
XL Axiata Jual Aset...
XL Axiata Jual Aset Infrastruktur Telekomunikasi, Nilainya Rp5,9 Miliar
Telkom Buka Program...
Telkom Buka Program Magang 311 Mahasiswa, Pendaftar Capai 40.000 Orang
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Data IndiHome Diduga...
Data IndiHome Diduga Bocor, Telkom Pastikan Terproteksi
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
8 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved