Banggar setujui lima perubahan asumsi makro

Selasa, 04 Juni 2013 - 11:18 WIB
Banggar setujui lima...
Banggar setujui lima perubahan asumsi makro
A A A
Sindonews.com - Badan Anggaran (Banggar) DPR telah menyetujui lima dari tujuh asumsi pokok makro yang diajukan pemerintah dalam RAPBN-P 2013.

Asumsi yang telah disetujui Banggar antara lain nilai tukar rupiah, ICP, lifting minyak, lifting gas, dan Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan.

Demikian dikatakan Ketua Banggar DPR, Ahmadi Noor Supit ketika mengetuk palu dan diamini oleh anggota Banggar lainnya, di gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2013).

"Kita sepakati dulu yang sudah dirapatkan pemerintah dengan Komisi VII DPR, harga ICP USD100 per barel menjadi USD108 per barel setuju?" tanyanya

Pertanyaannya tersebut langsung dijawab serentak oleh anggota Banggar lainnya. Selain itu, Banggar juga menyetujui perubahan lifting minyak dari 900 ribu barel per hari menjadi 840 ribu serta lifting gas dari 1.360 barel setara minyak per hari menjadi 1.240 barel setara minyak per hari.

"Sedangkan nilai tukar rupiah dari sebelumnya Rp9.300 per dolar AS menjadi Rp9.600 per AS dolar dalam RAPBN-P, serta SPN tiga bulan dalam APBN yang tidak berubah sebesar 5 persen, setuju?" kata Ahmadi kepada anggota Banggar.

Pertanyaan tersebut pun kembali disetujui oleh anggota Banggar DPR. Saat ini Banggar sedang membahas dua variabel terakhir yang menjadi pokok-pokok perubahan asumsi makro yang belum disepakati yaitu angka pertumbuhan ekonomi sebesar 6,2 sampai 6,5 persen, serta angka inflasi sebesar 6 sampai 7,2 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi...
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi Makro 2021
Komisi VII DPR Setujui...
Komisi VII DPR Setujui Asumsi Makro Kementerian ESDM
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Anggota Dewan Gonggong...
Anggota Dewan 'Gonggong' Pemerintah Soal Target yang Banyak Meleset
Pasar Lebih Optimistis...
Pasar Lebih Optimistis Dibandingkan Kondisi Makro
Nah Lho, Bos BI Sebut...
Nah Lho, Bos BI Sebut Asumsi Inflasi 3% di 2021 Sangat Berat
Berita Terkini
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
27 menit yang lalu
Unilever Indonesia Bukukan...
Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026
37 menit yang lalu
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
50 menit yang lalu
Perkuat Operasional...
Perkuat Operasional Rendah Karbon, Danone Indonesia Operasikan PLTS di 11 Pabrik
57 menit yang lalu
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
1 jam yang lalu
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
2 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved