IHSG merosot tajam ke level 4.865
Jum'at, 07 Juni 2013 - 16:01 WIB
IHSG merosot tajam ke level 4.865
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini ditutup merosot tajam dan kehilangan 135,90 poin atau 2,72 persen ke level 4.865,32 setelah diserang aksi jual oleh investor asing.
Mengawali perdagagan pagi tadi, IHSG langsung dibuka melemah 16,92 poin atau 0,34 persen ke level 4.984,30. Pelemahan berlanjut pada sesi I, dengan tergelincir 95,60 poin atau 1,91 persen ke 4.905,62.
Posisi intraday IHSG tertinggi berada di level 4.985,57. Sementara, IHSG pada perdagangan Rabu (5/6/2013) ditutup terkoreksi 20,39 poin atau 0,41 persen ke level 5.001,22.
Indeks LQ 45 sore ini berakhir merosot 29,75 poin atau 3,58 persen ke level 801,34. Bursa di kawasan Asia ditutup di teritori merah.
Indeks Shanghai melemah 31,21 poin atau 1,39 persen ke 2.210,90; Indeks Hang Seng merosot 263,17 poin atau 1,21 persen ke 21.575,26; Nikkei 225 terkoreksi 26,49 poin atau 0,21 persen ke 12.877,53 dan Straits Times turun 3,14 atau 0,10 persen ke 3.190,72.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,98 triliun dengan 4,69 miliar lembar saham diperdagangkan. IHSG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp1,81 triliun. Tercatat sebanyak 47 saham menguat, 258 saham melemah dan 74 saham stagnan.
Semua sektor hari ini melemah, dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor konsumer yang minus 4,36 persen, diikuti aneka industri turun 3,57 persen, manufaktur turun 3,53 persen dan properti minus 2,97 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik Rp100 ke Rp2.625, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp900 ke Rp17.500 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp50 ke Rp7.200.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp200 ke Rp11.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.550 ke Rp51.500 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp800 ke Rp22.300.
Mengawali perdagagan pagi tadi, IHSG langsung dibuka melemah 16,92 poin atau 0,34 persen ke level 4.984,30. Pelemahan berlanjut pada sesi I, dengan tergelincir 95,60 poin atau 1,91 persen ke 4.905,62.
Posisi intraday IHSG tertinggi berada di level 4.985,57. Sementara, IHSG pada perdagangan Rabu (5/6/2013) ditutup terkoreksi 20,39 poin atau 0,41 persen ke level 5.001,22.
Indeks LQ 45 sore ini berakhir merosot 29,75 poin atau 3,58 persen ke level 801,34. Bursa di kawasan Asia ditutup di teritori merah.
Indeks Shanghai melemah 31,21 poin atau 1,39 persen ke 2.210,90; Indeks Hang Seng merosot 263,17 poin atau 1,21 persen ke 21.575,26; Nikkei 225 terkoreksi 26,49 poin atau 0,21 persen ke 12.877,53 dan Straits Times turun 3,14 atau 0,10 persen ke 3.190,72.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,98 triliun dengan 4,69 miliar lembar saham diperdagangkan. IHSG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp1,81 triliun. Tercatat sebanyak 47 saham menguat, 258 saham melemah dan 74 saham stagnan.
Semua sektor hari ini melemah, dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor konsumer yang minus 4,36 persen, diikuti aneka industri turun 3,57 persen, manufaktur turun 3,53 persen dan properti minus 2,97 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik Rp100 ke Rp2.625, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp900 ke Rp17.500 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp50 ke Rp7.200.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp200 ke Rp11.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.550 ke Rp51.500 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp800 ke Rp22.300.
(rna)
Lihat Juga :