Bisnis songkok bordir, datangkan omzet Rp200 juta

Minggu, 09 Juni 2013 - 13:43 WIB
Bisnis songkok bordir,...
Bisnis songkok bordir, datangkan omzet Rp200 juta
A A A
Sindonews.com - Songkok, aksesoris kepala yang dipopulerkan Bung Karno tersebut, kini semakin populer bagi kaum pria terutama dalam menyambut hari-hari besar umat muslim atau pun perhelatan besar lainnya.

Mengawali usaha dari cita-cita mempopulerkan aksesoris asli Indonesia ini, sekaligus melanjutkan usaha keluarga, membawa sosok Zaqie Ubaid pada perjalanan menjadi seorang pengrajin songkok dan bordir asli Gresik.

Baginya, Songkok tak hanya menjadi hiasan kepala biasa, melainkan menjadi sebuah hiasan yang menunjukkan identitas diri dan kepribadian bangsa.

Dari dasar pemikiran tersebut kemudian Zaqie berhasil melahirkan karya-karya indah penuh nilai lewat hiasan bordir pada setiap songkok produksinya. Pemikiran tersebut juga yang membawa Zaqie pada pertemuannya dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang kemudian ditindak lanjuti sebagai UKM binaan perusahaan semen plat merah tersebut.

Terbukti, desain songkok dengan hiasan bordir bunga, dan berbagai motif unik lainnya dengan menggunakan benang emas dan benang perak berkilau pada dasaran warna bludru hitam, berhasil memikat para konsumen yang tak hanya datang dari dalam negeri tetapi juga dari manca negara.

"Sebenarnya kita produksi baru mulai tiga tahun lalu. Ini merupakan bisnis keluarga dan alhamdulillah kita pernah mengekspor ke Serawak, sedangkan sisanya paling banyak di wilayah Surabaya, Jakarta dan Palembang," ujarnya saat ditemui di rumah produksinya yang terletak di Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Usaha yang dijalani Zaqie ini tergolong ramai peminat. Apalagi ketika mendekati waktu-waktu perayaan akbar umat Muslim, rumah produksinya kebanjiran permintaan. Dalam sebulan, Zaqie dapat meraup omzet Rp150 juta hingga Rp200 juta dengan jumlah produksi rata-rata 500-700 kodi per bulan.

"Paling banyak pembeli mulai ramai saat Maulid Nabi sampai setelah Idul Adha tapi setelah haji biasanya menurun. Paling banyak order itu Jakarta dan Palembang," kata dia.

Padahal, Zaqie mengaku, bisnisnya ini hanya diawali dengan modal awal Rp170 juta dengan karyawan yang hanya berjumlah 4 orang. "Waktu itu karyawan kita baru empat orang, sekarang sudah semakin berkembang, karyawan kita juga makin nambah jadi 18 karyawan," terangnya.

Untuk urusan kualitas, tak perlu khawatir. Songkok yang dibordir menggunakan empat mesin berkualitas ini memiliki tingkat ketahanan yang sangat baik.

Selain itu, kualitas benang yang digunakan untuk membordir pun bukan benang sembarangan, sehingga bukan hanya menghasilkan songkok yang secara visual berpenampilan menarik, tatapi juga tahan lama baik warna dan bentuknya.

Sayangnya, saat ini ketersediaan benang bordir dengan spesifikasi tersebut, diakui Zaqie masih sangat terbatas. Hal tersebut lah yang saat ini menjadi kendala utama bagi usaha kerajinan songkok yang dijalaninya.

"Masalah kami terletak pada benang, supplay masih dapat termonopoli beberapa toko sehingga cenderung lebih susah. Untuk karakteristik benang beberapa merek itu harus bermerek agar kualitas dan warnanya tetap terjaga dari dulu sampai sekarang," tambah dia.

Urusan harga, konsumen bisa menyesuaikannya. Songkok bordir produksi Zaqie yang dipasarkan dengan merek Kendi Mas ini dipatok mulai Rp60 ribu hingga Rp90 ribu per songkok.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
12 menit yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
27 menit yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
1 jam yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
1 jam yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
2 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
2 jam yang lalu
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved