Bea Cukai Belawan musnahkan 4 ton bawang ilegal

Selasa, 11 Juni 2013 - 15:01 WIB
Bea Cukai Belawan musnahkan...
Bea Cukai Belawan musnahkan 4 ton bawang ilegal
A A A
Sindonews.com - Petugas Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Belawan, musnahkan 4.000 kilogram (kg) atau empat ton bawang di halaman gudang penimbunan Bea Cukai Belawan, Selasa (11/6/2013).

Empat ton bawang yang dimusnahkan di antaranya 430 bag (3.765 kg) bawang merah, 1 bag (8 kg) bawang putih, 3 bag (45 kg) bawang bombay dan 192 kg bawang merah curah.

Pemusnahan bawang yang sudah membusuk itu, dilakukan dengan cara penggilasan menggunakan alat berat stoom walls dan sisanya akan dibuang ke tempat pembuangan sampah umum.

Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (Ka KPPBC) Belawan, Widhi Hartono menjelaskan, 4.000 kg barang berbagai jenis itu ditangkap petugas Bea Cukai pada 7 April lalu, dari atas kapal penumpang KM.Kelud yang tiba dari Pelabuhan Sekupang Batam dan sandar didermaga terminal penumpang pelabuha Belawan.

Menurut Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Belawan ini, penindakan tersebut ditetapkan sebagai barang yang dikuasai negara, mengingat barang sudah dalam kondisi rusak dan tidak bernilai ekonomis, berdasarkan peraturan Menteri Keuangan Nomor 62/PMK.04/2011 tanggal 30 Maret 2011, tentang penyelesaian terhadap barang yang dinyatakan tidak dikuasai, barang uang dikuasai negara dan barang menjadi milik negara berupa bawang tersebut harus dimusnahkan.

Widhi Hartono juga menyampaikan, kita tidak bisa melihat secara tata niaga spesifik masalah kerugian, tapi masalah terkait barang tidak memiliki dokumen dan juga tidak harus melihat besar kecilnya keruguan negara, tapi disamping itu untuk melindungi produksi dalam negeri.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved