Pemerintah tak bisa sentuh mafia BBM

Sabtu, 22 Juni 2013 - 13:26 WIB
Pemerintah tak bisa...
Pemerintah tak bisa sentuh mafia BBM
A A A
Sindonews.com - Pengamat Ekonomi, Faisal Basri mengatakan, oknum mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak akan pernah bisa disentuh oleh pemerintah, bahkan partai politik sekalipun.

Menurutnya, jika sudah mengenai peran Petral atau Pertamina Trading Energy Ltd yang merupakan perseroan terbatas anak perusahan Pertamina, pengadaan BBM tidak ada yang berani bersuara. Meskipun dihadapan publik partai tersebut seakan-akan menolak kenaikan harga BBM.

"Bisnis ini banyak bancakannya. Bisnis senilai USD15 miliar lumayan buat dana Pemilu. Anggota DPR yang kritis sekalipun kalau bicara Petral atau Muhammad Reza langsung mental. Muhammad Reza itu calo tata niaga minyak, calo-calo semacam ini yang harus kita basmi untuk efisiensi," ujarnya dalam acara diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (22/6/2013).

Perlu diketahui, saat ini saham Petral 99,83 persen dimiliki PT Pertamina dan 0,17 persen dimiliki Direktur utama Petral, Nawazir sesuai dengan UU/CO Hongkong.

Tugas utama Petral adalah menjamin suplai kebutuhan minyak yang dibutuhkan Pertamina/Indonesia dengan cara membeli minyak dari luar negeri. Saat ini Petral memiliki 55 perusahaan yang terdaftar sebagai mitra usaha terseleksi.

Pengadaan minyak oleh Petral dilakukan secara tender terbuka. Namun Petral juga melakukan pengadaan minyak dengan pembelian langsung. Alasannya, ada jenis minyak tertentu yang tidak dijual bebas atau pembelian minyak secara langsung dapat lebih murah dibandingkan dengan mekanisme tender terbuka.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Jadi Pemasok Utama...
Rusia Jadi Pemasok Utama Impor Minyak ke China Juli 2022
Kejagung Ungkap Ahok...
Kejagung Ungkap Ahok Mengetahui Impor-Ekspor Minyak Mentah Pertamina
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, Terselamatkan Penurunan Impor
Dulu Ekspor Kini Impor,...
Dulu Ekspor Kini Impor, Bahlil Ingin Produksi Minyak Balik Seperti 1997
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
52 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
11 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved