Pajak UMKM pukul usaha kecil dan mikro di Kudus

Senin, 01 Juli 2013 - 11:58 WIB
Pajak UMKM pukul usaha...
Pajak UMKM pukul usaha kecil dan mikro di Kudus
A A A
Sindonews.com - Regulasi baru pemerintah tentang pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang efektif berlaku mulai hari ini (1/7/2013), dinilai tidak berpihak pada sektor UMKM yang ada di Kabupaten Kudus dan Jepara.

Sebab, pajak tersebut akan semakin memukul sektor usaha mikro dan kecil di tengah kondisi dunia usaha yang sulit akibat kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Ketua Paguyuban Pengusaha Jenang Kudus (PPJK), Muhammad Hilmy mengatakan, regulasi ini membuat beban para pelaku UMKM sektor jenang semakin berat. Sebab saat ini, biaya produksi mulai dari bahan baku, biaya transportasi dan lainnya harus ditanggung puluhan UMKM sudah meroket seiring naiknya harga BBM.

"Kami kaget karena sebelumnya tidak mendapat sosialisasi terkait kebijakan ini. Seharusnya UMKM seperti kami ini dibantu dalam kondisi sulit seperti sekarang, tapi malah dikenai pajak," kata Hilmy, di Kudus, Senin (1/7/2013).

Seperti diketahui, pada 12 Juni 2013, telah terbit Peraturan Pemerintah No 46/2013/ Di mana permen ini mengharuskan UMKM beromzet tidak melebihi Rp4,8 miliar per tahun, akan dikenai pajak dengan tarif PPh sebesar 1 persen. Regulasi ini mulai berlaku mulai 1 Juli 2013.

Jumlah UMKM di bawah payung PPJK sebanyak 39 unit usaha. Dalam setahun, omzet puluhan UMKM ini mayoritas masih berkisar dalam angka jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Menurut Hilmy, dengan omzet yang masih minim tersebut, maka keuntungan yang diraih para pelaku UMKM jenang tersebut juga tidak besar. Praktis, seiring berlakunya regulasi baru ini, para pelaku UMKM harus memutar otak lebih keras agar usaha yang dijalaninya tetap bisa bertahan.

"Kalau mau fair mestinya pemerintah juga memberikan kompensasi agar para UMKM ini tetap eksis. Bisa berbentuk bantuan permodalan, pendampingan, peningkatan keterampilan maupun pembukaan akses pasar lewat pameran di luar kota atau lain sebagainya," jelas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
26 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
31 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
31 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
3 jam yang lalu
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved