SKK Migas: Keekonomian lapangan tentukan harga gas

Rabu, 10 Juli 2013 - 12:20 WIB
SKK Migas: Keekonomian...
SKK Migas: Keekonomian lapangan tentukan harga gas
A A A
Sindonews.com - Harga gas bumi dari satu sumber dengan sumber lainnya, selalu bisa berbeda. Hal ini tergantung dari ‘medan’ yang dihadapi di setiap lapangan gas yang bersangkutan, seperti kegiatan di darat atau laut, kedalaman reservoir, besar atau kecil cadangan, akses dan lokasi apakah remote atau sudah ada infrastruktur.

"Semuanya berpengaruh pada nilai keekonomian lapangan yang membuat harga gas setiap lapangan menjadi berbeda,” jelas Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini dikutip dari situs Ditjen Migas, Rabu (10/7/2013).

Rudi menjelaskan, hal-hal tersebut harus dipahami oleh pengguna gas. Tidak mungkin industri hulu migas menjual gas di bawah harga keekonomian karena akan merugikan negara maupun investor.

“Jika tidak ekonomis, tentu membuat proyek itu tidak berjalan dan akhirnya tidak akan ada gas yang mengalir yang bisa dimanfaatkan,” tambahnya.

Saat ini, harga rata-rata gas ekspor melalui pipa sebesar USD15,6 per MMBTU. Untuk LNG, sebesar USD14,5 per MMBTU. Sedangkan rata-rata harga gas domestik sekitar USD5,8 per MMBTU.

Rudi menegaskan, keberpihakan pemerintah tetap terhadap domestik. Saat ini, jatah gas untuk domestik mendekati 49 persen dari total produksi. Jumlah ini naik signifikan jika dibandingkan 10 tahun lalu dimana pasokan domestik tidak lebih dari 10 persen.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Didorong...
Pemerintah Didorong Evaluasi Harga Gas Bumi
Gas Murah Industri Dipastikan...
Gas Murah Industri Dipastikan Lanjut, Berikut Skema Baru HGBT dan 7 Sektor Penerimanya
Subsidi Gas Industri...
Subsidi Gas Industri Perlu Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Penetapan Harga Gas...
Penetapan Harga Gas Bumi Harus Mengakomodasi Kepentingan Semua Pihak
Industri Digerujuk Gas...
Industri Digerujuk Gas Murah, Negara Dapat Apa?
Harga Gas Murah Belum...
Harga Gas Murah Belum Terserap Maksimal, Menperin: Saya Juga Tak Mengerti
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved