Realisasi investasi semester 1/2013 Rp191,25 T
Jum'at, 12 Juli 2013 - 16:42 WIB
Realisasi investasi semester 1/2013 Rp191,25 T
A
A
A
Sindonews.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperkirakan realisasi investasi langsung pada semester 1/2013 mencapai 48-49 persen atau Rp191,25 triliun dari target tahun ini sebesar Rp390,3 triliun.
Realisasi investasi belum mencapai 50 persen karena rendahnya pencapaian kuartal I dan kuartal II/2013 serta pola musiman investor dalam melaksanakan usaha.
Deputi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis mengatakan, pencapaian investasi sepanjang semester I/2013 belum memenuhi target. Bahkan, pada kuartal I/2013 hanya sebesar Rp93 triliun. Padahal, jika mengikuti target yang harus dicapai sepanjang tahun ini, realisasi investasi seharusnya Rp97,5 triliun per kuartal.
"Kalau pada kuartal II sudah bisa mencapai Rp97,5 triliun. Maka itu belum bisa mencapai setengah dari target tahun ini, sebab pada kuartal I masih ada kekurangan Rp4,5 triliun dari target kuartalan," jelas Azhar seperti dikutip dari situs resmi Setkab, Jumat (12/7/2013).
Azhar optimitis, pada semester II/2013 dapat memenuhi target sebesar Rp390,3 triilun. "Bahkan, realisasi investasi pada kuartal III dan IV biasanya akan melebihi target per kuartal. Sehingga pencapaian per kuartal di semester II dapat menggantikan kekurangan pada dua kuartal sebelumnya," ujarnya.
Keyakinan peningkatan realisasi investasi pada semester II/2013, lanjut Azhar, terlihat dari kelanjutan pembangunan pabrik dari investor yang tahun ini menanamkan modal. Misalnya, PT Krakatau Posco di Cilegon, Banten, perluasan pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia hingga pembangunan pabrik di kawasan Sei Mangkei, Sumatera Utara.
"Sekarang impor mesin-mesin sudah datang, nanti di sektor tambang seperti China akan masuk pada bauksit kerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), ditambah sektor agribisnis seperti minyak sawit mentah (CPO)," kata Azhar.
Realisasi investasi belum mencapai 50 persen karena rendahnya pencapaian kuartal I dan kuartal II/2013 serta pola musiman investor dalam melaksanakan usaha.
Deputi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis mengatakan, pencapaian investasi sepanjang semester I/2013 belum memenuhi target. Bahkan, pada kuartal I/2013 hanya sebesar Rp93 triliun. Padahal, jika mengikuti target yang harus dicapai sepanjang tahun ini, realisasi investasi seharusnya Rp97,5 triliun per kuartal.
"Kalau pada kuartal II sudah bisa mencapai Rp97,5 triliun. Maka itu belum bisa mencapai setengah dari target tahun ini, sebab pada kuartal I masih ada kekurangan Rp4,5 triliun dari target kuartalan," jelas Azhar seperti dikutip dari situs resmi Setkab, Jumat (12/7/2013).
Azhar optimitis, pada semester II/2013 dapat memenuhi target sebesar Rp390,3 triilun. "Bahkan, realisasi investasi pada kuartal III dan IV biasanya akan melebihi target per kuartal. Sehingga pencapaian per kuartal di semester II dapat menggantikan kekurangan pada dua kuartal sebelumnya," ujarnya.
Keyakinan peningkatan realisasi investasi pada semester II/2013, lanjut Azhar, terlihat dari kelanjutan pembangunan pabrik dari investor yang tahun ini menanamkan modal. Misalnya, PT Krakatau Posco di Cilegon, Banten, perluasan pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia hingga pembangunan pabrik di kawasan Sei Mangkei, Sumatera Utara.
"Sekarang impor mesin-mesin sudah datang, nanti di sektor tambang seperti China akan masuk pada bauksit kerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), ditambah sektor agribisnis seperti minyak sawit mentah (CPO)," kata Azhar.
(izz)
Lihat Juga :