Jero: Sistem subsidi tetap BBM belum terealisasi tahun ini
Jum'at, 12 Juli 2013 - 18:44 WIB
Jero: Sistem subsidi tetap BBM belum terealisasi tahun ini
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral(ESDM), Jero Wacik menegaskan, wacana sistem baru subsidi tetap Bahan Bakar Minyak (BBM) belum akan terealisir dalam waktu dekat.
"Untuk tahun ini belum lah. Tahun depan juga belum. Harga BBM baru naik, kita fokus ke sana dulu sekarang," kata Jero seusai acara buka puasa bersama di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2013).
Menurut dia, sistem subsidi tetap BBM tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut karena ada keuntungan dan kerugian yang akan dipertimbangkan dengan sistem subsidi yang sekarang dijalankan pemerintah.
"Kalau sekarang, harga IPC naik, subsidi juga naik. Kalau turun, ikut turun juga subsidinya. Kalau wacana sistem tetap, jika harga IPC turun, subsidi tetap saja. Yah, ada plus minus lah," ujarnya.
Jero menekankan bahwa saat ini, pemerintah ingin memberikan perhatian lebih kepada dampak kenaikan BBM terlebih dahulu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta pemerintah mempelajari kemungkinan penerapan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara tetap. Hal ini agar pemerintah dapat menghemat dan mewujudkan pemberian subsidi BBM yang tepat sasaran.
"Kita minta pemerintah mengkaji subsidi tetap ini. Mekanismenya nanti biar pemerintah yang memutuskan, yang penting kami telah menyampaikan," ujar Ketua Banggar DPR, Ahmadi Noor Supit belum lama ini.
"Untuk tahun ini belum lah. Tahun depan juga belum. Harga BBM baru naik, kita fokus ke sana dulu sekarang," kata Jero seusai acara buka puasa bersama di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2013).
Menurut dia, sistem subsidi tetap BBM tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut karena ada keuntungan dan kerugian yang akan dipertimbangkan dengan sistem subsidi yang sekarang dijalankan pemerintah.
"Kalau sekarang, harga IPC naik, subsidi juga naik. Kalau turun, ikut turun juga subsidinya. Kalau wacana sistem tetap, jika harga IPC turun, subsidi tetap saja. Yah, ada plus minus lah," ujarnya.
Jero menekankan bahwa saat ini, pemerintah ingin memberikan perhatian lebih kepada dampak kenaikan BBM terlebih dahulu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta pemerintah mempelajari kemungkinan penerapan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara tetap. Hal ini agar pemerintah dapat menghemat dan mewujudkan pemberian subsidi BBM yang tepat sasaran.
"Kita minta pemerintah mengkaji subsidi tetap ini. Mekanismenya nanti biar pemerintah yang memutuskan, yang penting kami telah menyampaikan," ujar Ketua Banggar DPR, Ahmadi Noor Supit belum lama ini.
(izz)
Lihat Juga :