Pebatik keluhkan tingginya harga bahan baku

Selasa, 01 Oktober 2013 - 11:44 WIB
Pebatik keluhkan tingginya...
Pebatik keluhkan tingginya harga bahan baku
A A A
Sindonews.com - Menjelang Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, para pebatik tulis di Tegal mengeluhkan kenaikan harga bahan baku yang semakin tinggi.

Mereka berharap pemerintah bisa menurunkan harga supaya kondisi batik bisa membaik. Salah satu perajin batik tulis Tegal, Muniroh mengatakan, harga bahan baku masih jadi kendala, karena harganya naik.

Misalnya, kata dia, kain mori per lembar naik hingga Rp5 ribu dari sebelumnya Rp35 ribu menjadi Rp 40 ribu. Per kain, ukurannya 2,2 meter. Bahan baku malam dari sebelumnya Rp20 ribu sekarang Rp23 ribu per kg, ada juga bahan baku malam lainnya Rp30 ribu sekarang jadi 35 ribu per kg.

Sedangkan, obat warna yang semula Rp7.500 per kg, sekarang menjadi Rp10 ribu per kg. "Sekarang harga bahan baku naik. Saya ingin menaikkan harga batik tapi bingung," katanya di Tegal, Selasa (1/10/2013).

Saat ini, dia menjual kain batiknya Rp150 ribu per lembar. Dengan harga itu, keuntungan yang didapat sangat tipis. Idealnya, dengan harga bahan baku tinggi, kain batik dijual Rp170 ribu per lembar. "Tetap Rp150 ribu per lembar," katanya.

Pihaknya berharap harga kain batik bisa naik. Pebatik tulis lain, Saniah juga berharap harga bahan baku bisa turun seperti semula.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
Mendorong Industri Tekstil...
Mendorong Industri Tekstil Tanah Air Mengedepankan Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
30 menit yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
1 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
2 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
3 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved