IHSG berpotensi bertahan di zona positif
Kamis, 10 Oktober 2013 - 08:28 WIB
IHSG berpotensi bertahan di zona positif
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi memiliki potensi untuk bertahan di zona positif seiring dengan mulai berkurangnya sentimen negatif di pasar.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memprediksi, IHSG akan berada pada support 4.400-4.427 dan resistance 4.463-4.478. Berpola menyerupai three inside up sedikit lewati middle bollinger bands (MBB). MACD cenderung mendatar dengan histogram positif yang mulai memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba bertahan upreversal.
"Laju IHSG mampu bertahan target support kami (4.348-4.369). Bahkan, dapat melampaui target resisten (4.442-4.468). IHSG diharapkan dapat bertahan di zona positifnya seiring mulaiberkurangnya tekanan sentimen negatif meskipun tetap mewaspadai potensi pembalikan arah jika terjadi," kata dia, kamis (10/10/2013).
Kemarin, IHSG sempat bergerak variatif cenderung melemah di sesi awal perdagangan, namun secara bertahap mampu keluar dari zona merahnya hingga akhir penutupan dapat melanjutkan kenaikannya.
Di satu sisi, sentimen bertahannya BI rate memang masih berimbas, namun di sisi lain variatifnya laju bursa saham Asia seiring sentimen shutdown ekonomi AS dan pemangkasan proyeksi pertumbuhan global oleh IMF serta diikuti dengan pelemahan nilai tukar rupiah sempat mengganjal laju IHSG.
Anjuran BEI kepada para pelaku pasar untuk tidak mencemaskan tappering off QE III The Fed tampaknya cukup ampuh sehingga IHSG dapat kembali menghijau. Masih menguatnya saham-saham komoditas turut menopang laju IHSG.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.469,24 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 4.409,62 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.457,44.
Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Dengan adanya nama tunggal pengganti Ben Bernanke sebagai Gubernur The Fed, yaitu Janet Yellen diharapkan dapat memberikan sentimen positif pada laju bursa saham AS sehingga dapat mengurangi sentimen negatif dari belum tercapainya kesepakatan anggaran AS.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memprediksi, IHSG akan berada pada support 4.400-4.427 dan resistance 4.463-4.478. Berpola menyerupai three inside up sedikit lewati middle bollinger bands (MBB). MACD cenderung mendatar dengan histogram positif yang mulai memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba bertahan upreversal.
"Laju IHSG mampu bertahan target support kami (4.348-4.369). Bahkan, dapat melampaui target resisten (4.442-4.468). IHSG diharapkan dapat bertahan di zona positifnya seiring mulaiberkurangnya tekanan sentimen negatif meskipun tetap mewaspadai potensi pembalikan arah jika terjadi," kata dia, kamis (10/10/2013).
Kemarin, IHSG sempat bergerak variatif cenderung melemah di sesi awal perdagangan, namun secara bertahap mampu keluar dari zona merahnya hingga akhir penutupan dapat melanjutkan kenaikannya.
Di satu sisi, sentimen bertahannya BI rate memang masih berimbas, namun di sisi lain variatifnya laju bursa saham Asia seiring sentimen shutdown ekonomi AS dan pemangkasan proyeksi pertumbuhan global oleh IMF serta diikuti dengan pelemahan nilai tukar rupiah sempat mengganjal laju IHSG.
Anjuran BEI kepada para pelaku pasar untuk tidak mencemaskan tappering off QE III The Fed tampaknya cukup ampuh sehingga IHSG dapat kembali menghijau. Masih menguatnya saham-saham komoditas turut menopang laju IHSG.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.469,24 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 4.409,62 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.457,44.
Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Dengan adanya nama tunggal pengganti Ben Bernanke sebagai Gubernur The Fed, yaitu Janet Yellen diharapkan dapat memberikan sentimen positif pada laju bursa saham AS sehingga dapat mengurangi sentimen negatif dari belum tercapainya kesepakatan anggaran AS.
(rna)
Lihat Juga :