Bank DBS raih best global cash management

Senin, 14 Oktober 2013 - 11:33 WIB
Bank DBS raih best global...
Bank DBS raih best global cash management
A A A
Sindonews.com - Bank DBS untuk kali pertama meraih terpilih sebagai best global cash management bank di Asia pasifik oleh korporasi skala kecil dalam Cash Management Poll terbaru.

Selain itu, DBS juga masuk peringkat tiga besar pada sembilan kategori cash management oleh korporasi menengah dan besar di seluruh Asia pasifik berdasarkan survei tahunan oleh Asiamoney Magazine.

Dalam keterangannya dijelaskan bahwa lebih dari 5.600 perusahaan dari 13 negara, yakni Australia, China, Hong Kong, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand dan Vietnam berpartisipasi dalam survei itu.

Peringkat Bank DBS untuk kategori korporasi kecil naik dua peringkat dibanding tahun lalu, menggungguli sejumlah bank global, seperti Deutsche Bank yang menduduki peringkat kedua dan Citi di peringkat ketiga. Capaian ini merupakan bukti komitmen DBS untuk menjadi bank terkemuka di kawasan dan bank yang memiliki fokus pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Di samping itu, Bank DBS juga dinobatkan sebagai best foreign cash management bank di China dengan kategori korporasi besar, di India dengan kategori korporasi menengah dan Indonesia, Singapura serta Hong Kong dengan kategori korporasi kecil.

Adapun, bisnis transaksi perbankan DBS terdiri atas cash management dan trade finance yang menjadi strategis DBS sejak 2010. Sejak saat itu, DBS berhasil meningkatkan pendapatan hingga dua kali lipat menjadi 1,4 miliar dolar Singapura serta meluncurkan 72 produk dan layanan baru.

"Dalam beberapa tahun terakhir, DBS telah mengembangkan karyawan, inovasi produk, teknologi dan infrastruktur seiring dengan upaya membangun bisnis global transaction services kawasan terkemuka," kata Head of Global Product Management, Global Transaction Services DBS Bank Lum Yin Fong dalam rilisnya, Senin (14/10/2012).

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam hal cash management, DBS berupaya menciptakan solusi agara para nasabah dapat mengelola rekening, pendapatan dan aktivitas pembayaran lebih efisien.

"Didaulatnya kami sebagai bank terbaik oleh UKM-UKM di kawasan dan beberapa pasar pasar utama kami, seperti China, India dan Indonesia merupakan validasi dan strategi kami," tandasnya.

Sementara itu, pendapatan dari segmen UKM pada tahun ini tumbuh 13 persen dibanding tahun lalu menjadi 1,2 miliar dolar Singapura dengan 12 ribu nasabah UKM baru.

Tahun lalu, DBS meluncurkan layanan internet dan mobile banking untuk korporasi bernama DBS Ideal (TM) 3.0. Layanan tersebut menangani lebih dari 40 juta transaksi/tahun dan meleyani lebih dari 162 nasabah korporasi di 104 ribu institusi yang tersebar di Singapura, Hong Kong, China, India, Indonesia, Taiwan dan Inggris, dimana 80 persen nasabahnya merupakan UKM.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DBS Indonesia Kenalkan...
DBS Indonesia Kenalkan Solusi Terbaru Layanan Perbankan Korporasi Digital
DBS Treasures Kian Gencar...
DBS Treasures Kian Gencar Bidik Nasabah Milenial HNWI
DBS Indonesia Koleksi...
DBS Indonesia Koleksi 3 Award Internasional di Paruh Pertama 2020
DBS Treasures Private...
DBS Treasures Private Client Rangkul Nasabah dan Penerus
Singkirkan Bank-Bank...
Singkirkan Bank-Bank AS, Bank Asal Singapura Ini Dinobatkan Sebagai Bank Terbaik
Luncurkan Green Saving,...
Luncurkan Green Saving, DBS Ajak Masyarakat Menabung Sekaligus Berdonasi untuk Petani Kakao
Berita Terkini
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
15 menit yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
2 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
3 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
11 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
12 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved