IHSG ditutup tinggalkan level 4.500
Rabu, 16 Oktober 2013 - 16:01 WIB
IHSG ditutup tinggalkan level 4.500
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup meninggalkan level 4.500. IHSG terkoreksi 27,65 poin atau 0,61 persen ke level 4.492,26 ditekan aksi jual investor asing.
Pagi tadi, IHSG sempat menguat tipis 6,07 poin atau 1,13 persen ke level 4.525,98. Namun pada akhir sesi I, IHSG minus 19,5 poin atau 0,43 persen ke level 4.500,41 terseret terkoreksinya Wall Street pada perdagangan semalam.
Pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat 33,23 poin atau 0,74 persen ke level 4.519,91. Sementara indeks di Bursa kawasan Asia sore ini masih variatif.
Indeks Shanghai turun 40,34 poin atau 1,81 persen ke 2.193,07; Hang Seng anjlok 108,19 poin atau 0,46 persen ke level 23.228,33; Nikkei 225 naik 25,60 poin atau 0,18 persen menjadi 14.467,14 dan Strait Times naik 9,02 poin atau 0,28 persen ke angka 3.174,02.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,77 triliun dan volume perdagangan 3,58 miliar lembar saham dengan transaksi jual asing tercatat sebesar Rp286,26 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham mengalami kenaikan, 162 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Sore ini, hampir semua sektor melemah, dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor infrastruktur yang turun 1,36 persen. Sedangkan yang menguat hanya sektor aneka industri yang naik 1,03 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp75 ke Rp4.725, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp100 ke level Rp7.000 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp50 ke level Rp31.950.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT bank Negara Indoensia Tbk (BBNI) turun Rp25 ke level Rp4.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.100 ke Rp33.250 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 ke level Rp5.400.
Pagi tadi, IHSG sempat menguat tipis 6,07 poin atau 1,13 persen ke level 4.525,98. Namun pada akhir sesi I, IHSG minus 19,5 poin atau 0,43 persen ke level 4.500,41 terseret terkoreksinya Wall Street pada perdagangan semalam.
Pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat 33,23 poin atau 0,74 persen ke level 4.519,91. Sementara indeks di Bursa kawasan Asia sore ini masih variatif.
Indeks Shanghai turun 40,34 poin atau 1,81 persen ke 2.193,07; Hang Seng anjlok 108,19 poin atau 0,46 persen ke level 23.228,33; Nikkei 225 naik 25,60 poin atau 0,18 persen menjadi 14.467,14 dan Strait Times naik 9,02 poin atau 0,28 persen ke angka 3.174,02.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,77 triliun dan volume perdagangan 3,58 miliar lembar saham dengan transaksi jual asing tercatat sebesar Rp286,26 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham mengalami kenaikan, 162 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Sore ini, hampir semua sektor melemah, dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor infrastruktur yang turun 1,36 persen. Sedangkan yang menguat hanya sektor aneka industri yang naik 1,03 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp75 ke Rp4.725, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp100 ke level Rp7.000 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp50 ke level Rp31.950.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT bank Negara Indoensia Tbk (BBNI) turun Rp25 ke level Rp4.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.100 ke Rp33.250 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 ke level Rp5.400.
(rna)
Lihat Juga :