IHSG berpeluang pertahankan penguatan jangka pendek

Senin, 21 Oktober 2013 - 09:37 WIB
IHSG berpeluang pertahankan...
IHSG berpeluang pertahankan penguatan jangka pendek
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini diprediksi memeiliki peluang mempertahankan penguatannya dalam jangka pendek.

Kepala Riset Trust Securities Reza priyambada mengatakan, pergerakan teknikal mingguan IHSG masih berada dalam tren variatif cenderung sideways meskipun masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan.

"Jika pelaku pasar tidak panik dan tidak melakukan aksi ambil untung secara masif makaIHSG pun akan dapat dengan mudah mempertahankan kenaikan jangka pendeknya," kata dia, Senin (21/10/2013).

Dia memperkirakan, IHSG sepekan ini akan berada pada rentang support 4.420-4.543 dan resisten 4.566-4.576. IHSG membentuk pola menyerupai hammer dekati middle bollinger bands. MACD cenderung mendatar dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic masih bergerak upreversal menuju area overbought.

"IHSG mampu bertahan di atas target support (4.325-4.450) meski belum menyentuh target resisten kami (4.564-4.587)," ujarnya.

Sementara beberapa data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen, antara lain CB leading index & inflation rate Australia; house price, HSBC manufacturing index & CB leading economic index China; balance of trade, export-import & leading economic index Jepang.

Selain itu, services PMI & manufacturing PMI Jerman; balance of trade & unemployment rate Spanyol; public sector net borrowing & BBA mortgage approvals Inggris; business confidence, service PMI, & manufacturing PMI Perancis.

Consumer confidence & manufacturing-services PMI zona Eropa; existing home sales, unemployment rate, richmond fed manufacturing index, export-import price index, house price index, markit manufacturing PMI, initial jobless claims, & nonfarm payrolls AS dan lainnya.

Sepanjang pekan ini, dia menyarankan pelaku pasar untuk mencermati sektor pertambangan, industri dasar, manufaktur, perdagangan dan infrastruktur.

"Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan, yakni ARNA, ADRO, ERAA, INDF, SMGR, TLKM, MNCN, ITMG, SMCB, PTBA, CPIN, AKRA, HRUM, BHIT dan TAXI," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
27 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
43 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
50 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
54 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
55 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Berpeluang Cepat Dapat Kerja di Era Digital
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved