IHSG mencoba bertahan dalam tren kenaikan

Selasa, 22 Oktober 2013 - 08:22 WIB
IHSG mencoba bertahan...
IHSG mencoba bertahan dalam tren kenaikan
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diharapkan masih mampu memertahankan lajunya yang kemarin di tutup menguat 31 poin ke level 4.578 berkat sentimen positif PDB China di kuartal III yang lebih baik dibandingkan kuartal II.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memproyeksikan, IHSG pada perdagangan hari ini akan berada pada support 4.528-4.558 dan resistance 4.589-4.593.

"Laju IHSG sempat berada di bawah kisaran target resisten kami (4.556-4.572), namun dapat kembali mampu berada di atas target tersebut yang menandakan IHSG memang sedang mencoba bertahan dengan tren kenaikan jangka pendeknya," ujar Reza, Selasa (22/10/2013).

Dari luar negeri, banyaknya pemberitaan bahwa The Fed akan mempertahankan program stimulusnya untuk menopang pertumbuhan ekonomi AS hingga awal tahun depan dan kombinasi laju bursa saham global yang masih positif di akhir pekan sebelumnya memberikan angin segar pada laju bursa saham Asia dan IHSG ikut terimbas positif.

Bila menilik perdagangan kemarin, tampak jelas pelaku pasar memanfaatkan momen tersebut untuk bertahan di pasar. Secara intraday laju IHSG menunjukkan peningkatan meski sempat melemah tipis karena masih tercatatnya nett sell asing.

"Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG kemarin menyentuh level 4.584,98 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 4.549,93 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.578,18," kata Reza.

Terlihat pula, volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
8 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
8 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
9 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
9 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
10 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved