Melonjak 97%, BEI suspensi saham RIMO
Selasa, 22 Oktober 2013 - 09:43 WIB
Melonjak 97%, BEI suspensi saham RIMO
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Rimo Catur Lestari Tbk (RIMO) karena meningkatnya harga kumulatif yang signifikan.
Berdasarkan pengumuman di BEI, Selasa (22/10/2013) dijelaskan bahwa saham RIMO selama dua pekan mengalami peningkatan harga saham yang signifikan sebesar Rp66 atau 97,06 persen. Pada 7 Oktober 2013, harga saham perseroan ditutup pada harga Rp68, namun pada 21 Oktober melonjak menjadi Rp134 per saham.
"Karena itu, BEI perlu melakukan pengehentian sementara perdagangan saham RIMO dalam rangka cooling down pada perdagangan tanggal 22 Oktober," kata Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy.
Suspensi saham RIMO tersebut dilakukan di pasar reguler dan tunai dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham RIMO.
Di samping itu, BEI juga berharap kepada para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.
Berdasarkan pengumuman di BEI, Selasa (22/10/2013) dijelaskan bahwa saham RIMO selama dua pekan mengalami peningkatan harga saham yang signifikan sebesar Rp66 atau 97,06 persen. Pada 7 Oktober 2013, harga saham perseroan ditutup pada harga Rp68, namun pada 21 Oktober melonjak menjadi Rp134 per saham.
"Karena itu, BEI perlu melakukan pengehentian sementara perdagangan saham RIMO dalam rangka cooling down pada perdagangan tanggal 22 Oktober," kata Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy.
Suspensi saham RIMO tersebut dilakukan di pasar reguler dan tunai dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham RIMO.
Di samping itu, BEI juga berharap kepada para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.
(rna)
Lihat Juga :