Pemerintah diminta perhatikan pengembang rumah murah

Kamis, 24 Oktober 2013 - 15:32 WIB
Pemerintah diminta perhatikan...
Pemerintah diminta perhatikan pengembang rumah murah
A A A
Sindonews.com - Ketua DPP Real Estate Indonesia (REI), Setyo Maharso mengatakan, kenaikan harga rumah tapak murah akan efektif berlaku Januari 2014.

Karena itu, pihaknya optimis pengembang akan lebih mudah mewujudkan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di daerah. Dia berharap, adanya keberpihakan pemerintah pada pengembang yang concern membangun rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dia menilai, untuk mengatasi backlog khsusnya bagi MBR, pemerintah membebankan sepenuhnya kepada pengembang. Padahal, sesuai amanah UUD Pasal 28, hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah.

Karena itu, kata dia, pemerintah seharusnya memberi insentif bagi pengembang yang mengembangkan hunian MBR. "Yang paling mengherankan karena BUMN Karya kok ramai-ramai membangun proyek perumahan dengan investasi Rp1 triliun. Kalau proyek komersil saja dikerjakan pemerintah, masa untuk MBR harus ditanggung pengembang," ujarnya, Kamis (24/10/2013).

Selain itu, pemerintah diminta menyeriusi program rumah murah dengan tidak mepersulit dalam hal pembiayaan tabungan perumahan rakyat (Tapera). Pihaknya hanya meminta iuran 2 persen dari gaji. Di mana 1 persen ditanggung perusahaan dan 1 persen ditanggung karyawan.

Karena itu, lanjut Setyo, pemerintah tidak usah menyulitkan dengan menaikkan beban sampai 5 persen. "Dari beban 2 persen saja kita sudah bisa menghimpun dana Rp24 triliun. Itu artinya REI sudah punya banyak kesempatan untuk membangun. Tidak usah lagi menambah beban kalau untuk 2 persen saja sudah cukup," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
42 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved