Laju IHSG tunggu data inflasi

Jum'at, 01 November 2013 - 08:42 WIB
Laju IHSG tunggu data...
Laju IHSG tunggu data inflasi
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada support 4.467-4.500 dan resistance 4.556-4.568. Laju IHSG lebih banyak bergerak di kisaran target support 4.536-4.564, sehingga mengurangi peluang untuk terjadinya rebound.

"Diharapkan rilis inflasi dan masih adanya emiten-emiten lokal lainnya yang merilis kinerjanya dapat direspon positif, sehingga pelemahan IHSG dapat berkurang," ujar Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (1/11/2013).

IHSG pada akhir pekan ini diharapkan mampu bernafas di zona hijau setelah penutupan kemarin, dimana IHSG yang diharapkan mengalami kenaikan malah berbalik arah mengalami pelemahan. Pelemahan IHSG kemarin pun memupuskan harapan sebagian besar pelaku pasar.

Padahal kemarin transaksi asing mengalami kenaikan nett buy, namun ternyata tidak diimbangi dengan sentimen dari nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan dan laju bursa saham Asia yang mayoritas terkoreksi.

"Pelaku pasar lokal tampaknya kurang pede, sehingga mengikuti arus laju bursa saham Asia. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.547,35 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.483,62 (level terendahnya) jelang closing sesi 1 dan berakhir di level 4.510,63." Kata Reza.

Kali ini laju bursa saham Asia kompak mengalami pelemahan seiring dengan respon negatif pelaku pasar terhadap hasil pertemuan FOMC yang kembali mensinyalkan adanya percepatan tapering off dari yang diperkirakan sebelumnya.

Di sisi lain, rilis kinerja beberapa emiten yang berada di bawah estimasi turut menghambat kenaikan bursa saham Asia.

Posisi laju bursa saham AS kembai diuji. Pasca kenaikan sebelumnya, kini mulai tertahan dan cenderung melemah. Pelaku pasar mencoba bersikap menahan diri menilai rilis data-data ekonomi AS saat ini dan potensi pertumbuhan kinerja para emiten terhadap hasil pertemuan The Fed.

Banyak pelaku pasar menilai pertumbuhan ekonomi AS masih melambat ,sehingga stimulus diharapkan masih dapat diperpanjang.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
23 menit yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
39 menit yang lalu
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
40 menit yang lalu
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
49 menit yang lalu
bank bjb Perkuat Literasi...
bank bjb Perkuat Literasi Keuangan dan Kewirausahaan bagi Calon Pensiunan Kementerian Agama
1 jam yang lalu
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
2 jam yang lalu
Infografis
Energi Nuklir Jadi Solusi...
Energi Nuklir Jadi Solusi Data Center yang Rakus Energi!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved