BPD Kalsel tambah modal Rp150 M tahun depan

Rabu, 06 November 2013 - 10:46 WIB
BPD Kalsel tambah modal...
BPD Kalsel tambah modal Rp150 M tahun depan
A A A
Sindonews.com - PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (BPD Kalsel) menargetkan tambahan modal dari pemegang saham sebesar Rp150 miliar pada 2014. Tambahan modal ini untuk menuju kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II di 2018.

Direktur Utama BPD Kalsel, Juni Rif'at mengatakan, pada tahun ini perseroan telah memiliki komitmen penambahan modal sebesar Rp300 miliar dari para pemegang saham. Namun penambahan modal yang didapatkan dari pemegang saham baru sebesar Rp150 miliar.

"Tahun ini sudah dapat Rp150 miliar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sisanya kami harapkan dari Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota. Namun kredit akan terus jalan sehingga masih harus menambah modal lagi," ujar Juni, Selasa (5/11/2013).

Menurutnya, tingkat loan to deposit ratio (LDR) sebesar 60 persen dengan rasio kecukupan modal (CAR) 15,2 persen. Saat ini modal inti masih Rp800 miliar. Namun hingga akhir tahun akan pertahankan CAR di kisaran yang sama.

"Posisi CAR tergantung bisnis karena bisa tergerus penyaluran kredit. Pertengahan 2014 ditargetkan modal mencapai Rp1 triliun sehingga CAR mencapai 17 persen. Potensi kredit banyak tapi kita jaga CAR tidak terlalu tertekan," ujarnya.

Dia mengakui perseroan menargetkan untuk meningkatkan pelayanan ke sektor usaha kecil menengah (UKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu perseroan juga akan menggarap proyek yang diperbolehkan otoritas, seperti menghimpun dana dalam valuta asing (valas), menyelenggarakan layanan internet banking, dan menerbitkan kartu kredit.

Penyaluran kredit per September sudah mencapai Rp6 triliun dan hingga akhir tahun bisa mencapai Rp6,5 triliun. Porsinya 60 persen konsumtif dan 40 persen untuk produktif.

"Pada 2018 kita targetkan mencapai buku II tapi 60 persen porsi kredit harus produktif. Kami akan mengandalkan pinjaman sindikasi korporasi dan kredit UMKM. Hingga akhir tahun masih akan ada Rp300 miliar pinjaman baru di sektor telekomunikasi, dan pendukung batu bara seperti tongkang," jelasnya.

Hingga September 2013, penyaluran kredit BPD Kalsel tumbuh sekitar 35 persen menjadi Rp6,07 triliun dari periode sama 2012. Perusahaan menyalurkan kredit sekitar 44,5 persen untuk sektor produktif, sisanya 63,5 persen disalurkan perusahaan untuk sektor konsumtif.

Meski perseroan mencata pertumbuhan kredit cukup tinggi, tetapi dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun hanya naik 3,81 persen menjadi Rp8,7 triliun. Pertumbuhan DPK sengaja tidak signifikan karena likuiditas yang masih cukup aman dan perseroan akan lebih melakukan ekspansi kredit hingga akhir tahun.

Bank Kalsel menargetkan kredit yang hendak disalurkan hingga akhir 2013 sebesar Rp6,6 triliun. Meskipun demikian, perseroan tetap menjaga aspek prudent dalam penyaluran kredit. Selain BPD Kalsel juga terdapat BPD lainnya yang akan mendapat suntikan modal untuk mendukung ekspansi bisnisnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tito Karnavian Menaruh...
Tito Karnavian Menaruh Harapan Besar ke Bank Pembangunan Daerah
Tito Karnavian Wanti-wanti...
Tito Karnavian Wanti-wanti Jangan Sampai Ada Konspirasi Kepala Daerah dan BPD
Purbaya Diserbu BPD...
Purbaya Diserbu BPD Ingin Jatah Penempatan Dana Pemerintah Rp275 Triliun
Undian Simpeda Sukses...
Undian Simpeda Sukses Digelar di Simalungun, Bank Jatim Konsisten Jadi Penghimpun Dana Terbesar
Bank Jatim Jajaki Kerja...
Bank Jatim Jajaki Kerja Sama KUB dengan Bank Banten
Perkuat KUB, Bank Jatim...
Perkuat KUB, Bank Jatim Teken MoU dan NDA dengan Bank NTT
Berita Terkini
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
19 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering Melalui PINDEX 2026
1 jam yang lalu
Ika Unpad Luncurkan...
Ika Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Transformasi Nasional
1 jam yang lalu
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
2 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menguat...
IHSG Berakhir Menguat usai Libur Panjang, Hari Ini Sentuh Level 6.195
2 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
4 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved