Asosiasi DPLK yakin manfaatkan dana pensiun SJSN

Rabu, 13 November 2013 - 19:56 WIB
Asosiasi DPLK yakin...
Asosiasi DPLK yakin manfaatkan dana pensiun SJSN
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Indonesia optimistis dapat memanfaatkan potensi program Jaminan Pensiun (JP) dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) di awal 2014.

Hal ini disebabkan masih ada ruang untuk memanfaatkan program DPPK (Dana Pensiun Pemberi Kerja) dan DPLK. Pengurus Harian Asosiasi DPLK, Steven Tanner mengatakan, pihaknya mengusulkan TPP (Tingkat Penghasilan Pensiun) sebesar 10-15 persen dengan iuran jaminan pensiun sebesar 3-4 persen dari upah.

Dengan demikian, pelaku industri berharap bisa meraih pendapatan dari TPP imbalan pesangon sebesar 14,89 persen. Selain itu, juga masih terdapat potensi TPP 30-40 persen yang dikembangkan melalui program sukarela.

"Dalam beberapa hari ke depan kami akan mengajukan usulan ini sebelum RPP SJSN disahkan. Industri DPLK masih akan tetap berkembang dengan SJSN nantinya," ujar Steven dalam diskusi Jaminan Pensiun SJSN di Jakarta, Rabu (13/11/2013).

Dia menjelaskan, dalam kajian pihaknya program DPPK dan DPLK dapat terus dilanjutkan karena keduanya bersifat sukarela. Namun dia mengakui nantinya pemberi kerja secara bertahap tetap harus mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pihaknya berharap JP SJSN tetap memberi ruang bagi program sukarela (DPPK, DPLK, dan asuransi) untuk berkembang. "Namun jangan juga memberatkan pemberi kerja dan pekerja. Sedangkan sekarang untuk Jaminan Hari Tua dan pesangon sudah mencapai 13,7 persen dari upah. Serta tanggungan negara jangan semakin besar," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Survei Sun Life Indonesia:...
Survei Sun Life Indonesia: Kesenjangan Pensiun di Indonesia, Antara Pilihan dan Kewajiban
AXA Mandiri Kelola Lebih...
AXA Mandiri Kelola Lebih Rp15 Triliun Dana Pensiun di Semester I-2025
Usia Pensiun Pekerja...
Usia Pensiun Pekerja di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun
7 Dapen BUMN Bermasalah...
7 Dapen BUMN Bermasalah Kena Audit, Erick Thohir Sebut Dua Sudah Selesai
Rencana Laporkan Dapen...
Rencana Laporkan Dapen BUMN ke Kejagung Molor, Stafsus Erick Thohir: Lagi Dihitung
Siap-siap! 2 Dapen BUMN...
Siap-siap! 2 Dapen BUMN Bakal Dilaporkan Erick Thohir ke Kejagung Bulan Ini
Berita Terkini
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
25 menit yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
31 menit yang lalu
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
54 menit yang lalu
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
1 jam yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
1 jam yang lalu
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
1 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved