Negara rugi Rp1,2 M akibat rokok ilegal di pantura timur

Kamis, 05 Desember 2013 - 17:12 WIB
Negara rugi Rp1,2 M...
Negara rugi Rp1,2 M akibat rokok ilegal di pantura timur
A A A
Sindonews.com - Kerugian negara akibat praktik rokok ilegal di wilayah pantura timur Jawa Tengah (Jateng) selama 2013 ini mencapai Rp1,23 miliar. Jumlah kerugian negara ini masih bisa bertambah, karena bmasih ada beberapa hari hingga akhir 2013.

Sejak Januari hingga awal Desember 2013, jajaran Kantor Pengawasan, Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus sudah melakukan 47 penindakan di wilayah pantura timur, mulai dari Kabupaten Blora, Rembang, Pati, Kudus, hingga Jepara.

Bentuk pelanggaran yang dilakukan beragam mulai dari memproduksi, mengedarkan hingga menjual rokok tanpa izin atau tanpa dilekati pita cukai. Dari belasan penindakan itu, petugas berhasil menyita 3.963.176 batang rokok sigaret kretek mesin (SKM) dan 382.192 batang rokok sigaret kretek tangan (SKT).

"Kerugian negara akibat praktek ilegal ini sebesar Rp1,23 miliar. Angka ini cukup besar," kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus, Totok Sucahyo, Kamis (5/12/2013).

Sementara, Ketua Forum Masyarakat Industri Rokok Indonesia (Formasi) Jawa Tengah, Ahmad Guntur mengatakan, maraknya praktik rokok ilegal dipengaruhi berbagai faktor, mulai aturan pemerintah pusat yang cenderung mematikan industri hasil tembakau (IHT) skala kecil, hingga kurangnya dukungan dari pemerintah daerah menjaga eksistensi industri rokok gurem di wilayahnya.

Guntur mencontohkan IHT di Kabupaten Kudus. Pemkab Kudus memang sudah membangun Lingkungan Industri Kecil-Industri Hasil Tembakau (LIK-IHT) di Desa Megawon, Kecamatan Jati, namun keberadaan tempat tersebut tidak otomatis mampu mengatrol eksistensi industri rokok gurem.

Sebab, faktanya dalam setahun terakhir, 44 wirausahawan yang tergabung dalam 11 pabrik yang beroperasi di LIK-IHT justru malah gulung tikar. "Dengan kata lain LIK-IHT itu tidak ada gunanya. Peralatan uji lab tar dan nikotin seharga Rp6 miliar dari dana bagi hasil cukai juga muspro," ungkapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi Tembakau, Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Perlu Jadi Pilihan
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Operasi Gempur Rokok...
Operasi Gempur Rokok Ilegal Bakal Sehatkan Industri Hasil Tembakau
Berita Terkini
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
29 menit yang lalu
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
3 jam yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
4 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
6 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
7 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved